Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono (Hendra Saputra)
Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang terus mendorong cabang olahraga (cabor) bisa menemukan bapak asuh untuk meningkatkan pembinaan atlet. Hal itu karena nantinya juga bisa berpengaruh pada prestasi Kota Malang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Cabor yang ada di Kota Malang saat ini hampir semua tidak punya fasilitas. Hal itulah yang membuat Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono memikirkan bagaimana cabor agar bisa maksimal membina para atlet.

Baca Juga : Selangkah Lagi, Esport Masuk Cabor KONI Kota Malang

Dalam hal ini, Eddy Wahyono berfikir bahwa bapak asuh bisa menjadi opsi untuk efisiensi peningkatan pembinaan atlet di Kota Malang. Namun di masa pandemi covid-19, tentunya tidak mudah untuk menemukan bapak asuh.

"Yang punya (fasilitas) itu cuma dua mungkin dan dia tidak harus sewa, sementara yang lain itu rata-rata mereka masih sewa. Jadi dalam hal ini sangat penting cabor itu memiliki bapak asuh," ucap Eddy Wahyono.

Saat ini, Eddy mengakui bahwa kebutuhan seluruh cabor tidak mungkin di-Cover oleh KONI Kota Malang karena keterbatasan anggaran, tapi saat ini orang tua atlet sudah banyak membantu cabor dalam hal pembinaan.

Baca Juga : Wali Kota Malang Tak Beri Izin, Persipura Jayapura Batal Gunakan Stadion Gajayana

"Sekarang kami dorong lagi sebenarnya adalah bapak asuh yang setara yang lebih-lebih, mungkin bapak atlet sebuah lembaga, pengusaha atau apa itu mungkin jauh lebih besar bantuan yang diberikan. Dan untuk mencari itu saat situasi seperti ini kan juga tidak gampang," ungkap Eddy Wahyono.