Gunung Arjuno. (Foto: istimewa)
Gunung Arjuno. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Bagi yang rindu naik gunung, kini pendakian Gunung Arjuno sudah dibuka. Akses yang dibuka yakni jalur Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu. 

Jalur tersebut sudah dibuka pada 5 September 2020 lalu. Namun bagi yang melakukan pendakian diwajibkan menaati protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga : Kampung Warna Warni Baru Dibuka, Ini Penghasilan Warganya Sebelum Pandemi

 

Protokol kesehatan yang diberlakukan pun cukup ketat di tengah pandemi ini. Beberapa protokol kesehatan yang harus ditaati yakni satu orang hanya boleh menempati satu tenda. 

Namun, tenda boleh ditempati lebih dari satu orang jika mereka dari alamat yang sama.

“Kalau mereka merupakan keluarga, dari alamat yang sama boleh satu tenda lebih dari satu orang. Tapi kalau yang dari beda daerah tidak diperkenankan," ungkap Kepala UPT Tahura R Soerjo, Ahmad Wahyudi.

Calon pendaki juga harus menyerahkan surat keterangan sehat saat mendaftar di loket. Lalu, para pendaki hanya diperbolehkan melakukan pendakian maksimal hingga dua malam.

“Kami akan mengecek saat berada di loket. Harus bawa surat keterangan sehat. Terkecuali yang datang dengan rombongan lebih dari 10 orang harus menunjukkan surat keterangan rapid test Covid-19,” terangnya.

Baca Juga : Dibuka Hari Ini, Kampung Warna-Warni Jodipan Sambut Pengunjung dengan Protokol Ketat

 

Selain itu jumlah pendaki juga dibatasi, yakni 25 persen dari total kapasitas pendakian Gunung Arjuno. Kurang lebih kuotanya hanya 500 orang.

Menurutnya, selain dari jalur Sumber Brantas, akses lain menuju Gunung Arjuno belum dibuka. Misalnya jalur dari Lawang Kabupatan Malang, jalur Purwosari dan Prigen Kabupaten Pasuruan masih ditutup lantaran belum mendapatkan rekomendasi dari pemerintah setempat.