Suasana para peserta CAT yang dilakukan oleh Bapenda Kabupaten Malang, saat mengerjakan uji kompetensi tenaga kontrak (Foto : Bapenda Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Suasana para peserta CAT yang dilakukan oleh Bapenda Kabupaten Malang, saat mengerjakan uji kompetensi tenaga kontrak (Foto : Bapenda Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Para pegawai kontrak yang bekerja di lingkungan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang, sudah tidak bisa lagi hanya duduk-duduk manis di kantor. Soalnya, saat ini jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Malang, terus melakukan inovasi guna meng-Upgrade kemampuan para tenaga kontrak, yang saat ini berada di bawah naungannya.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang, dalam kurun waktu 3 hari belakangan ini. Dijelaskan Plt (Pelaksana tugas) Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, guna memaksimalkan kemampuan para tenaga kontrak, Bapenda melakukan uji kompetensi yang berbasis CAT (Computer Assisted Test)

Baca Juga : Tarif Sewa Aset Daerah Kota Malang Masih Rendah, Legislatif Minta Ada Penyesuaian

”Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas para pegawai kontrak di Bapenda, dengan begitu mereka (pegawai kontrak) akan belajar memahami berbagai tupoksi. Sebab selama ini mereka hanya memahami bidang masing-masing, dan tidak terlalu paham tentang bidang lain yang ada di Bapenda,” ungkap Made.

Sebagai informasi, diterangkan Made, sejauh ini ada 354 pegawai kontrak yang ada di bawah naungan Bapenda Kabupaten Malang. Ratusan pegawai kontrak yang ada di semua bidang itulah, yang diagendakan menjalani tes uji kompetensi berbasis CAT.

Dari pantauan media online ini, dalam agenda yang berlangsung di gedung C area Pringgitan Pendapa Agung ini, para peserta terlihat serius saat menjawab beberapa pertanyaan yang terpampang di depan layar monitor mereka.

”Uji kompetensi berbasis CAT ini baru pertama kali kami terapkan. Agendanya dimulai sejak Selasa hingga Kamis (tanggal 7 - 10 September 2020). Dalam setiap harinya ada 2 sesi, satu sesi diikuti paling sedikit oleh 50 pegawai kontrak. Dalam satu sesinya disediakan waktu maksimal 3 jam,” ungkap Made.

Sedangkan materi yang diujikan, lanjut Made, meliputi pemahaman tentang pengetahuan umum serta pengetahuan mengenai pekerjaan yang ada di semua bidang, di Bapenda Kabupaten Malang. ”Materi uji kompetensi yang paling banyak mengenai perpajakan, dan sebulan sebelum ujian CAT sudah kami beri materi tentang apa saja yang harus dipelajari. Sehingga mereka diharapkan sudah siap saat mengikuti ujian CAT,” imbuh Made.

Baca Juga : Ada Wacana Tempat Uji Kir Berlokasi di Kantor KPU Kota Batu

Lantaran baru diadakan pertama kali itulah, menurut Made, banyak pegawai kontrak yang khawatir jika uji kompetensi berbasi CAT ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kuota tenaga kontrak.

Padahal, dijelaskan Made, test CAT yang berakhir pada hari ini (Kamis 10/9/2020) tersebut murni untuk mengasah kemampuan dan pemahaman para pegawai kontrak, tentang fungsi dan tupoksi di masing-masing bidang yang ada di Bapenda Kabupaten Malang.

”Tidak ada istilah lulus dan tidak lulus, ini (ujian CAT, red) kami lakukan bukan hanya untuk kepentingan kita (Bapenda). Tapi untuk mereka sendiri, memperkaya ilmu. Siapa tahu ke depan mereka pas ikut test PNS (Pegawai Negeri Sipil) karena sering belajar, bisa lulus saat ujian,” pungkasnya.