Noose Bound unit Metallic Hardcore asal Malang yang berhasil menggebrak telinga para pendengar musik cadas. (Foto: Dok. Noose Bound)
Noose Bound unit Metallic Hardcore asal Malang yang berhasil menggebrak telinga para pendengar musik cadas. (Foto: Dok. Noose Bound)

MALANGTIMES - Noose Bound, salah satu band bergenre metallic hardcore asal Malang, berhasil menggebrak para pendengar musik cadas Indonesia hingga mancanegara dengan meluncurkan video lyric bertajuk Paint Me Red. 

Paint Me Red sendiri bukanlah lagu yang baru. Lagu ini telah dirilis sebagai single kedua Noose Bound pada April 2018 dalam format audio yang direkam secara DIY (do it yourself). 

Baca Juga : Dengan Nuansa RnB, Solois Anyar dari Malang Luncurkan Single Debut "Unconditional Love"

Lagu berbahasa Inggris dan mengandung makna yang berat ini akhirnya diaransemen dengan balutan musik khas Noose Bound. Lagu itu menceritakan mengenai pengambilan keputusan yang tidak pernah dibenarkan secara moral. 

"Video lyric 'Paint Me Red' merupakan visualisasi di mana keputusasaan dan hilangnya harapan dapat berujung pada pengambilan keputusan yang secara moral tidak dapat dibenarkan," ujar Icang selaku pemain gitar Noose Bound, Minggu (30/8/2020). 

Selain itu, Icang mengatakan bahwa dirilisnya video lyric 'Paint Me Red' merupakan sajian awal sebelum Noose Bound merilis full albumnya. "Noose Bound merilis video lyric untuk single 'Paint Me Red' sebagai representasi awal album perdana yang sedang dalam pengerjaan bertajuk 'To The Same End'," terang pria berkacamata ini. 

Dalam merilis video lyric 'Paint Me Red', Noose Bound menggandeng sebuah rumah produksi asal Kota Batu, yakni Restless Project, untuk  penggarapan video lyric itu. "Kami juga menunjuk Brama Bagaskara sebagai director of photography sekaligus editor dalam  penggarapan video lyric ini," ungkap Icang. 

Melalui visualisasi dari lagu 'Paint Me Red' ini, Bagaskara yang juga selaku vokalis Noose Bound memperlihatkan dirinya sedang berjalan menyusuri lorong-lorong kegelapan yang akhirnya menemukan cahaya merah pada akhir video.  "Cahaya merah pekat itulah yang merepresentasikan pengambilan keputusan yang salah secara moral," ujarnya. 

Baca Juga : Konser Perdana Virtual, d'Kross Siap Hibur Aremania di HUT ke-33

Sebagai informasi, Noose Bound  mulai aktif sejak akhir tahun 2017. Band ini diperkuat personel yang hingga kini masih setia bersama Noose Bound dalam melahirkan karya-karya cadasnya. 

Noose Bound  dipenggawai 5 personel. yakni Bagas (vokal), Rio (drum), Tape (gitar), Icang (gitar), dan Alfin (bas). Dengan membawa musik khas yang bernuansa hardcore-metal-fusion serta nuansa dark, angry, aggressive dan punishing, Noose Bound berhasil mengeluarkan beberapa single. 

Single pertama yang dirilis pada  April 2018 bertajuk 'Paint Me Red' yang saat ini telah diaransemen ulang dan disajikan dalam bentuk video lyric. Serta  Maret 2019, Noose Bound kembali merilis single kedua yang bertajuk 'The Needle'.