Suasana pemotongan pohon Beringin oleh tim potong pohon DLH Kota Malang (Hendra Saputra)
Suasana pemotongan pohon Beringin oleh tim potong pohon DLH Kota Malang (Hendra Saputra)

MALAMGTIMES - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Bibit dan Pengelolaan Taman Aktif Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan perempelan pohon beringin yang ada di sekitar Alun-Alun Merdeka, Kamis (27/8/2020) siang. Ketinggian pohon dikurangi sampai batas cabang yang masih tumbuh paling bawah untuk mengurangi  beban dan risiko pohon tumbang.

Perempesan itu dilakukan untuk mempertahankan tanaman tersebut tetap hidup. Makanya, upaya di bagian paling atas hasil pemangkasan telah ditutup  lapisan plastik guna mengurangi evaporasi. Harapannya, di batas cabang tumbuh tunas baru lagi

 Hal itu karena ada pohon yang telah mengalami pengeroposan dan dikhawatirkan akan jatuh mengenai pengguna jalan.

Pohon beringin yang menjadi tanaman khas di Alun-Alun Merdeka Kota Malang dijaga kelestariannya oleh DLH Kota Malang. Dalam hal ini, beberapa pohon yang mengalami pengeroposan harus diselamatkan agar tidak tumbang dan mengenai masyarakat.

Kepala UPT Kebun Bibit dan Pengelolaan Taman Aktif DLH Kota Malang, Lukman Hidayat mengatakan bahwa pihaknya bersama bidang lain memiliki sebuah tim yang dibuat untuk memantau kondisi pohon yang ada di Kota Malang. 

Baca Juga : Libur Panjang Akhir Pekan, Warga Minta Taman-Taman di Kota Malang segera Diaktifkan

 

Selain itu, juga ada tugas dari tim tersebut yang menentukan apakah pohon tersebut layak atau tidak agar nantinya bisa segera dilakukan perempesan.

"Jadi kalau ada kasus seperti ini tim inilah yang memutuskan, mereka melihat dan survei bareng-bareng ke lapangan, melihat secara visual layak atau tidak pohon ini untuk ditebang. Jadi tim inilah yang nanti memberikan rekom ke pimpinan bahwa pohon ini tidak perlu ditebang, atau pohon ini membahayakan misalnya keropos, lebih dari 60 persen," ujar Lukman Hidayat

Menurut Lukman, pohon beringin yang ditebang di wilayah alun-alun tersebut sudah saatnya dipangkas. Pasalnya, dari pantauan tim di lapangan pohon tersebut sudah tua, memiliki daun yang lebat dan rapuh.

"Untuk pohon yang masih bisa diselamatkan, karena sisi lainnya masih tumbuh, maka tidak dipotong semua. Jadi tetap ada dan nanti agar sisi yang rapuh itu tetap bagus kami tumbuhi jenis pohon yang sama," ungkap Lukman.

Saat ini, pohon beringin yang telah dipotong tersebut diberi tumbuhan jenis Simbar Menjangan di sisi atasnya. Hal itu menurut Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Kuncahyani agar estetika tanaman yang ada di Alun-Alun Merdeka Kota Malang tetap terjaga.

Baca Juga : Nadiem hingga Terawan, IPW Prediksi 18 Menteri Akan Diganti

 

"Untuk menjaga estetikanya, di atas pohon beringin yang sudah dipotong itu kami beri Simbar Menjangan agar estetika pohon tetap terjaga dan jika dilihat tetap hijau," imbuh kabid RTH yang akrab disapa Yani itu.