Malangtimes

Terobosan Anyar Dinas Pendidikan Kota Batu, "Ada Kelas" di Atv

Aug 24, 2020 19:08
Dinas Pendidikan Kota Batu
Dinas Pendidikan Kota Batu

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) berupaya membuat terobosan teranyar di tengah pandemi Corona virus disease (Covid-19). Upaya tersebut agar transfer ilmu pengetahuan bisa sampai ke tunas bangsa.

 

Sebab, sumber daya manusia (SDM) generasi milenial harus melek pengetahuan. Dan, sadar meningkatkan kualitas pendidikan sejak dini. Maka, cara jitu tatap muka antara guru dan murid harus berjalan. Yaitu, dengan membuat sistem model pembelajaran jarak jauh (PJJ). Antara murid dan guru tetap mengutamakan social distancing dan physical distancing demi keamanan dan keselamatan peserta didik di Kota Apel ini.

Baca Juga : UIN Malang Kukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Ekonomi, Sampaikan Pemikiran Reorientasi Kurikulum Pendidikan Kewirausahaan

 

Namun, semua murid bisa ikut aktif belajar bersama dengan metode kelas daring (dalam jaringan) kerja sama Dinas Pendidikan Kota Batu dengan televisi lokal AgropolitanTV (Atv) Kota Dingin.

Dr Eny Rachyuningsih Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu menyatakan, transfer ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan para murid. Meskipun di tengah pandemi Covid-19, generasi tetap harus mengenyam pendidikan serta mau menambah life skill.

Walaupun menggunakan media televisi, tetap membangun ikatan emosional antara guru dan murid. Sebab, narasumbernya adalah para guru di Kota Batu. Mereka mengisi acara bergantian.

Dr Eny Rachyuningsih Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu

"Dinas Pendidikan Kota Batu kerja sama dengan AgropolitanTV. Bertema "Ada kelas di ATV". Program ini dilatarbelakangi berbagai persoalan yang muncul seperti siswa tidak punya Hp, orang tua tidak cukup punya kuota," jelas Eny.

Maka, kantor Dinas Pendidikan yang beralamat di Jalan Panglima Sudirman berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas pembelajaran. Edukasi tidak boleh terputus di tengah jalan. Rintangan hidup ini menjadi pelecut membakar semangat untuk saling mendukung dan sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan. Demi memajukan bangsa Indonesia.

Sebenarnya, lanjut Eny, dengan adanya halangan Covid-19, bisa mengubah mindset semua kalangan akan kesadaran bersama membangun generasi muda. Cara pertemuan pembelajaran daring sangat menguatkan fungsi trisentra pendidikan. Yaitu, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat di masa pandemi Covid-19 dalam mengokohkan pondasi pendidikan di Kota Apel.

Selain itu, semangat berkolaborasi antara sekolah dengan orang tua murid untuk membangun karakter dasar siswa juga penting. Ini kesempatan emas. Karena saat pandemi Covid-19, siswa melaksanakan pembelajaran dari rumah. Itu artinya, peran orang tua dan anak bisa menjadikan rumah sebagai laboratorium kehidupan nyata, dalam pendampingan proses belajar intens dan mencetak karakter siswa yang bersangkutan.

Baca Juga : Mahasiswa Unikama Borong 5 Piala Kontes Ikan Koi Tingkat Nasional

 

Sebab, sekolah di kota yang memiliki tiga kecamatan ini punya program unggulan yang menerapkan lima pendidikan berkarakter. Yakni, religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas. Semua membutuhkan interaksi dalam proses belajar mengajar. Adanya proses belajar dan memantau adaptasi kenormalan baru bisa mendorong siswa menjadi tangguh, ulet, dan berbudi luhur.

"Kami sangat berharap ada kesadaran bersama akan pentingnya pendidikan. Karena, dengan cara soft edukasi, menjadikan bekal life skill dan soft skill generasi milenial tumbuh untuk menghadapi tantangan keras dan benar-benar siap menuju era 5.0. Diharapkan menjadi sebuah habit yang baik," ujarnya.

Direktur Atv, Nur Bani Yusuf

Sementara itu, Direktur Agropolitantv Nur Bani Yusuf menyambut baik langkah progresif Dinas Pendidikan Kota Dingin ini. Pria yang tinggal di Desa Gunungsari ini menyatakan siap mewadahi tugas mulia ini.

Walaupun, ada beberapa titik lokasi yang tidak bisa digapai siaran stasiun Atv. Sepatutnya, generasi tidak mudah menyerah. Apalagi, beralasan tidak punya televisi di rumah.

"Semangat api 45 harus tertancap di lubuk hati. Sebab, ilmu pengetahuan sangat penting bagi kemajuan bangsa dan negara. Apalagi sekarang serba digitalisasi. Bila ada siswa yang punya beragam alasan tidak mau belajar, bisa datang ke Atv," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru