Kangmas Nimas saat membeli hasil olahan warga di Pasar Bring Harjo, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kangmas Nimas saat membeli hasil olahan warga di Pasar Bring Harjo, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dalam masa pemulihan perekonomian di tengah pandemi Covis-9, Organisasi Perangkat Daerah (ODP) diminta untuk menggelontorkan anggaran dengan tidak ragu. Sebab saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Batu fokus pada pemulihan dalam masa transisi New Normal ini.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, agar bisa memaksimalkan pemulihan ekonomi, OPD bisa memaksimalkan anggaran dalam setiap program pada masa transisi New Normal. Tentunya dengan memperhatikan aturan yang ada. 

Baca Juga : Bulan Suro, Relokasi Pedagang Pasar Pagi Kota Batu Ditunda

“Dalam masa transisi New Normal ini agar OPD bisa membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi. Dan jangan ragu menganggarkan, terutama untuk pemulihan ekonomi,” ungkapnya. 

Ia mencontohkan, pada program pembagian sembako kepada warga kurang mampu di Dinas Ketahanan Pangan. Setiap warga yang berhak bisa ditambahkan menjadi 10 kilogram.

“Kemudian seperti Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, mungkin bekerjasama dengan pihak ketiga dengan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga membantu warga supaya punya modal,” tambah bapak tiga anak ini.

“Lalu berikan inovasi-inovasi dalam program itu bagaimana supaya serapannya bisa maksimal. Jangan sampai terjadi sisa anggaran nantinya,” imbuhnya.

Dengan memaksimalkan program-program dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) diharapkan mampu meningkatkan perekonomian. Juga Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada triwulan III dan IV mendatang.

Baca Juga : Kepincut Kopi Songgoriti, Dewanti Ingin Kota Batu Jadi Sentra Kopi

“Harapannya jika sudah memaksimalkan anggaran dalam sebuah program, masyarakat bisa terbantu. Sehingga bisa memulihkan PAD juga,” harap politis PDI-P Kota Batu ini.