Stadion Gajayana saat digunakan menggelar pertandingan Arema FC. (foto dok MalangTIMES)
Stadion Gajayana saat digunakan menggelar pertandingan Arema FC. (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Stadion Gajayana selalu menjadi perbincangan kala Arema merayakan ulang tahun. Hal itu juga terjadi pada ulang tahun ke-33 Arema tahun 2020.

Saat ini, pembicaraan soal Stadion Gajayana dilontarkan kalangan DPRD Kota Malang. Ketua Dewan I Made Rian Diana Kartika  mengusulkan agar Stadion Gajayana dikelola oleh Arema FC sebagai tim legendaris yang punya histori dengan stadion tersebut.

Baca Juga : Kursi Pelatih Kepala Arema FC Masih Ada di Direksi

Namun,  Pemerintahan Kota Malang masih kebingungan bagaimana mekanisme pengaturan Stadion Gajayana jika dikekola Arema FC seperti yang sempat diusulkan oleh ketua DPRD Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji  mengatakan bahwa harus ada mekanisme atau regulasi bagaimana jika pihak ketiga menggunakan Stadion Gajayana ketika Arema FC yang mengelola.

"Tentu akan kami tata regulasinya seperti apa karena ini (Stadion Gajayana) fasilitas umum. Kalau diserahkan ke pihak ketiga (Arema FC), seperti apa nanti mekanismenya misalkan ada pihak lain yang ingin memakai stadion," ujar Sutiaji.

Wali kota  pun mengakui bahwa keinginan mengelola Stadion Gajayana sudah diajukan lama oleh manajemen Arema FC. Namun nampaknya setiap tahun hanya muncul di media massa dan menguap begitu saja.

"Arema sejak lama menghendaki stadion ini mau dikelola dengan basic industri bola. Mereka tidak ingin meninggalkan bahwa stadion ini menjadi stadion yang bersejarah bagi Arema," ungkapnya.

Baca Juga : Kandang Persipura Antara Stadion Gajayana dan Kanjuruhan, Ini Kata Dispora

Saat ini, karena Stadion Gajayana tidak menjadi home base tim besar setelah Arema pindah ke Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, praktis stadion yang memiliki kapasitas kurang lebih 35 ribu penonton ini ingin kembali dirombak oleh wali kota Malang. Tujuannya agar bisa mengembalikan marwah stadion yang berada di pusat kota ini.

"Saya sejak dulu sudah kepingin stadion ini dirombak semua. Agar stadion ini menjadi tempat bibit pesepak bola. Ini yang kami harapkan sehingga muncul (pemain) dari Kota Malang dan menyumbangkan pemain ke klub-klub di Indonesia bahkan tim nasional," ucap Sutiaji.