Erna Sumanto Ketua Persit KCK Cab XXIII Menarmed 1 Divif 2 PG Kostrad, saat melakukan panen sayuran hasil urban Farming (Ist)
Erna Sumanto Ketua Persit KCK Cab XXIII Menarmed 1 Divif 2 PG Kostrad, saat melakukan panen sayuran hasil urban Farming (Ist)

MALANGTIMES - Resimen Artileri Medan (Resimen Armed) 1 Kostrad mengaplikasikan ketahanan pangan di lingkungan satuannya. Aplikasi tersebut dilakukan dengan membuat urban farming di lingkungan markas Resimen Aremed 1 Kostrad.

Penantian sekitar dua bulan, akhirnya berbuah manis. Tanaman sayur-sayuran mulai dari jenis sawi, terong, kangkung, cabai, tomat hingga budidaya lele yang dirawat mulai kecil, saat ini telah menuai panen besar.

Baca Juga : Tingkatkan Ketahanan Pangan saat Pandemi, Kelurahan Bandulan Gelar Pelatihan Hidroponik

Erna Sumanto selaku Ketua Persit KCK Cab XXIII Menarmed 1 Divif 2 PG Kostrad didampingi Ibu Wakil ketua ibu Alisa Dodot dan Pengurus Persit KCK Cab XXIII Menarmed 1 Divif 2 PG  Kostrad menjelaskan, jika ketahanan pangan menjadi aspek penting bagi para prajurit di lingkungan satuan.

Dengan ketahanan pangan yang terwujud, tentunya akan semakin menguatkan para prajurit untuk menjaga pertahanan bangsa. Terlebih lagi dalam masa pandemi menuju transisi new normal atau adaptasi kebiasaan baru ini, ketahanan pangan tetap sangat dibutuhkan.

"Makanya dengan memanfaatkan lahan dan ruang-ruang kosong. Maka satuan membuat urban farming ketahanan pangan. Sehingga lahan kosong itu bisa termanfaatkan dengan baik dan maksimal," jelasnya.

Sementara itu, hasil panen di lahan kecil itu dinilai sangat memuaskan. Sayuran yang ditanam bertumbuh dengan baik dan subur  sehingga hasil sayur saat panen bisa sangat bagus.

"Bagus-bagus hasil panennya, segar-segar juga. Tentunya mulai dari proses penanaman mulai awal, perawatannya sangat diperhatikan, mulai disirami, diberi pupuk, sehingga hasilnya sangat bagus," ungkapnya.

Baca Juga : BMH Jatim Gerai Malang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Terdampak Covid-19

Hasilnya dari berbagai jenis komoditi sayur yang dipanen sendiri, mencapai puluhan kilo. Hasil tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh seluruh jajaran Resimen Armed 1 Kostrad guna menjaga ketahanan pangan di lingkungan satuan.

"Ini juga sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak dari pandemi Covid-19. Meskipun sekarang sudah beralih ke masa new normal, ketahanan pangan prajurit tetap diperlukan. Ke depan tentunya jenis komoditi yang ditanam juga akan ditambah lagi," pungkasnya.