Peserta pelatihan dasar hidroponik Kelurahan Bandulan berfoto bersama. (Istimewa).
Peserta pelatihan dasar hidroponik Kelurahan Bandulan berfoto bersama. (Istimewa).

MALANGTIMES - Kelurahan Bandulan menggelar pelatihan dasar hidroponik untuk meningkatkan ketahanan pangan di tengah pandemi covid-19.  Hal itu selaras dengan semangat meningkatkan ketahanan pangan yang selalu digelorakan Wali Kota Malang Sutiaji. Yakni selama ini, masyarakat selalu didorong utnuk meningkatkan ketahanan pangannya.

Kasi Pemberdayaan Manusia Kelurahan Bandulan Indhira Dwi Nanda menyampaikan, pelatihan tersebut dibuat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Juga meningkatkan kesadaran serta motivasi warga Kelurahan Bandulan dalam memanfaatkan lahan kosong. "Tentunya sebagai sumber ketahanan pangan dan pendapatan keluarga," katanya.

Baca Juga : BMH Jatim Gerai Malang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Terdampak Covid-19

Terlebih, selama masa pandemi covid-19 seperti sekarang, masyarakat dituntut untuk tetap bisa mandiri. Dengan bekal pengetahuan hidroponik tersebut, diharapkan warga Kelurahan Bandulan dapat lebih meningkatkan kemandiriannya dalam ketahanan pangannya.

Bukan hanya saat pandemi covid-19, melainkan juga bisa bertahan hingga saat pandemi sudah berlalu. Sehingga masyarakat bisa selalu terus memenuhi kebutuhan pangannya dengan berbagai inovasi baru.

Nanda menyampaikan, kegiatan kali ini memang berbeda dengan kegiatan Kelurahan Bandulan sebelumnya. Sebab! peserta pelatihan dasar hidroponik ini bukan hanya dari perwakilan RW, melainkan juga berasal dari peserta umum.

Para peserta umum tersebut sebelumnya telah melakukan pendaftaran gratis yang dibuka untuk  warga ber-KTP Kelurahan Bandulan. Metode penjaringan peserta melalui sosial media itu pun diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada kalangan milenial di Kelurahan Bandulan untuk mendapatkan keterampilan.

Nanda juga menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan. Setiap peserta yang datang dicek suhu tubuhnya dan wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Selain itu, seluruh peserta diwajibkan mengenakan masker dan duduk berjarak sesuai dengan anjuran pemerintah.

Baca Juga : Perayaan HUT Arema Ke 33 Bakal Diisi Bakti Sosial hingga Konser Virtual

Pelatihan dasar hidroponik itu sendiri dilaksanakan pada Kamis (6/8/2020) di aula Kelurahan Bandulan. Pematerinya Yullis Kristanto, owner Madani Hidrofarm sekaligus trainer pelatihan pertanian hidroponik.

Dlam kesempatan tersebut, beberapa materi berkaitan dengan hidroponik disampaikan di hadapan peserta pelatihan. Mulai dari peluang pasar hidroponik, start tumbuh tanaman, sistem wijk/sumbu hidroponik, hingga prosedur penyemain. Para peserta  sangat antusias mengikuti pelatihan yang diberikan.