Cinta Allah
Cinta Allah

MALANGTIMES - Satu saat Nabi Yunus AS berdoa kepada Allah SWT untuk dipertemukan dengan orang yang ibadahnya terbaik sedunia. Allah SWT mengabulkan permohonan Nabi Yunus tersebut dengan mengutus Malaikat Jibril.

Malaikat Jibril mengajak Nabi Yunus bertemu dengan seorang yang berpenyakit lepra hingga tunadaksa. Keadaannya sungguh memprihatinkan, tangan dan kakinya sudah diamputasi karena penyakit itu. 

Baca Juga : Rasulullah SAW Jamin Doa Pria Ini Dikabulkan Allah SWT, Hikmah Berbakti pada Orang Tua

Dalam keadaannya yang seperti itu, orang tersebut bermunajat kepada Allah SWT, “Ya Allah Tuhanku, Engkau telah menganugerahkan kenikmatan kaki dan tanganku dengan kehendakMu, dan Engkau pula yang mengambilnya dengan kehendakMu, yang tersisa untukku adalah kekalnya harapan kepadaMu, wahai Dzat yang Maha Memberi Kebaikan dan Dzat yang Maha Berketerusan dalam Kasih Sayang.”

Nabi Yunus kemudian bertanya kepada Malaikat Jibril, “Bukankah saya memohon untuk bertemu orang yang terbaik ibadahnya sedunia, yang ahli salat dan ahli puasa, mengapa saya dipertemukan dengan orang ini?”

Malaikat Jibril menjawab, “Dahulu orang ini seperti itu, dia ahli salat dan ahli puasa, bahkan saya diperintah oleh Allah untuk mengambil kedua matanya.”

Orang tersebut mendengar perkataan Malaikat Jibril, kembali ia melantunkan munajatnya tadi, “Ya Allah Tuhanku, Engkau telah menganugerahkan kenikmatan kaki dan tanganku dengan kehendakMu, dan Engkau pula yang mengambilnya dengan kehendakMu, yang tersisa untukku adalah kekalnya harapan kepadaMu, wahai Dzat yang Maha Memberi Kebaikan dan Dzat yang Maha Berketerusan dalam Kasih Sayang.”

Malaikat Jibril kemudian berkata, “Wahai lelaki, berdoalah kepada Allah SWT dan kami ikut mengamini doamu. Berdoalah agar Allah SWT mengembalikan kedua kaki, tanganmu, dan matamu, sehingga engkau dapat beribadah salat dan puasa seperti dulu lagi!”

Lelaki tersebut menjawab, “Saya tidak akan melakukannya!” Malaikat Jibril mendengar jawaban tersebut kemudian bertanya, “Kenapa?”

Lelaki tersebut kemudian memberikan jawaban, “Ketika cinta Allah SWT berada dalam keadaanku yang seperti ini, maka aku juga mencintai keadaanku ini sebagaimana dikehendakiNya.”

Baca Juga : Teka-teki Kenabian Ismail Saat Akan Disembelih Nabi Ibrahim

Melihat dan mendengar dialog antara lelaki dan Malaikat Jibril tersebut, Nabi Yunus kemudian berkata, “Wahai Malaikat Jibril, aku belum pernah melihat orang yang lebih baik ibadahnya dari pada lelaki ini.”

Malaikat Jibril kemudian menjelaskan, “Wahai Yunus, sesungguhnya ujian seperti yang dialami lelaki tersebut adalah jalan untuk sampai kepada ridlo Allah SWT, yang mana tidak ada satupun jalan yang lebih utama dari jalan ujian seperti itu.”

Kisah ini mengingatkan pada sebuh hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Ketika Allah SWT mencintai seorang hamba, maka diujilah hamba tersebut, apabila ia bersabar maka Allah SWT akan memilihnya, dan apabila ia ridlo, maka ia akan dipilih lagi (dari yang terpilih).”

Kisah di atas tertulis dalam kitab Syarah Al-Hikam Athoiyyah yang disusun oleh Ibnu Abbad An-Nafazy Ar-Rundi.

Wallohu A’lam.