Kepala UPT PPU Takroni Akbar saat tengah menunjukkan pohon coklat di kawasan TPU Mergan (UPT PPU)
Kepala UPT PPU Takroni Akbar saat tengah menunjukkan pohon coklat di kawasan TPU Mergan (UPT PPU)

MALANGTIMES - Tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Malang bakal semakin hijau dan produktif. Hal itu setelah pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Pemakaman Umum (PPU) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang tak hanya menanam jenis pohon produktif seperti kopi saja di sela-sela lahan pemakaman.  

Saat ini, pihak UPT PPU  terus berupaya mengembangkan jenis pohon produktif lainnya, yakni  cokelat, yang juga ditanam di areal pemakaman.

Baca Juga : Dilengkapi Protokol Kesehatan Aman dan Nyaman, Yuk Berwisata ke Kota Batu

Kepala UPT PPU Takroni Akbar menjelaskan, selain tanaman kopi, memang saat ini pihaknya juga menggencarkan pengembangan tanaman cokelat di areal pemakaman.

Selain untuk menambah oksigen, tentunya buah cokelat juga memiliki banyak manfaat, baik itu dijadikan olahan makanan ataupun minuman.

"Buah cokelat nantinya memang akan dipadukan dengan buah kopi yang juga ditanam di areal makam. Selian dipadukan dengan kopi, tentu buah cokelat bisa juga bisa dimanfaatkan untuk olahan lain baik minuman atau makanan," jelasnya, Rabu (29/7/2020).

Saat ini, tanaman cokelat ditanam di dua pemakaman yang dikelola oleh Pemkot Malang. Yakni 20  pohon  ditanam di areal TPU Mergan dan 190  pohon di areal lahan TPU Kasin.

Di dua lokasi tersebut, pertumbuhan pohon cokelat cukup subur. Pohon-pohon yang ditanam terlihat begitu hijau.

"Pohon-pohonnya saat ini sudah ada yang berbunga dan juga ada yang sudah berbuah sempurna, namun belum matang. Kalau untuk di TPU Mergan, masih ada satu buah. Sedangkan di TPU Kasin sudah ada sekitar 10 sampai 15 pohon yang berbuah. Lainnya sedang berbunga," ungkapnya.

Pertumbuhan cokelat di areal makam yang ditanam sekitar April 2018 lalu tergolong cepat jika dibandingkan dengan kebanyakan pohon cokelat lainnya. Bisanya cokelat berupa bunga hingga berbuah sekitar tiga sampai empat tahun.

Baca Juga : Sudah Dibahas, Tarif Retribusi Jasa Umum Akan Disesuaikan

"Ya cepat juga. Baru dua tahun sudah berbunga dan mulai berbuah pohonnya. Ini berarti tanah di arela pemakaman kan begitu subur," bebernya.

Karena itu, melihat suburnya tanaman cokelat itu,  nantinya jika anggaran memungkinkan,  UPT PPU berencana melakukan penambahan jumlah cokelat di beberapa areal pemakaman.

"Kan banyak manfaatnya. Apalagi untuk masyarakat sekitar. Nanti kan juga bisa turut bisa mengelola dan merasakan hasilnya," pungkasnya.