Ilustrasi pencurian kendaraan bermotor. (istimewa)
Ilustrasi pencurian kendaraan bermotor. (istimewa)

MALANGTIMES - Lagi-lagi aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) meresahkan masyarakat,  khususnya masyarakat di kawasan Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kali ini yang jadi korbannya adalah seorang pengajar. Korban bernama Hakimul Umam (26), warga Madura yang merupakan seorang pengajar di sebuah pondok pesantren (ponpes)  di Jalan Mayjen Panjaitan Gang 17, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Baca Juga : Hati-Hati, Pelaku Curanmor Mulai Pintar, Gondol Motor Tanpa Alarm Bunyi

Pencurian motor Honda CBR 150 nopol M 5622 BS warna merah milik korban terjadi pada waktu Subuh, tepatnya sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu (29/7/220).

Saat itu, korban memarkirkan motor miliknya di lorong samping dengan ponpes. Di situ juga terparkir motor milik warga lainnya. Baru sekitar pukul 04.22 WIB korban yang terbangun kemudian keluar untuk menunaikan salat Subuh di musala.

Saat keluar untuk menuju musala, korban masih melihat kendaraan miliknya berada di lokasi tempat ia parkir dengan kondisinya terkunci stang. "Saya berangkat ke musala masih ada. Saya sendiri juga sering parkir di ditu dan masih aman saja selama ini," ucapnya.

Baru pada sekitar pukul 05.00 WIB, ketika korban usia menunaikan salat Subuh, ketika berjalan menuju ruang tempatnya tinggal, Umam begitu tersentak kaget melihat motor miliknya tak ada lagi di posisi parkir sebelumnya.

Korban semakin bertambah kebingungan ketika di sekitar lokasi juga tak ada saksi mata yang melihat aksi pencurian motor miliknya. Korban pun melapor ke pihak berwajib.

“Saya juga sudah posting kehilangan di media sosial, yang melihat mohon dihentikan dan dilaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya.

Baca Juga : Sepasang Pria-Wanita Baju Hitam Gasak Hp Pelanggan Warung Lesehan, Aksinya Terekam CCTV

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak meremehkan situasi meskipun telah terlihat aman. Selain itu, ia mengimbau agar masyarakat memasang alat pengaman tambahan untuk meminimalisasi dan mencegah aksi pencurian terjadi.

"Kunci stang ke kanan juga bisa untuk mempersulit. Namun yang terpenting adalah jangan meninggalkan sepeda motor tanpa pengawasan atau ditinggal di tempat sepi. Bisa juga diperlengkapi dengan alarm dan juga ada yang bisa secara otomatis akan mati sendiri," pungkasnya.