Pemain Arema FC saat merayakan gol (official Arema FC)
Pemain Arema FC saat merayakan gol (official Arema FC)

MALANGTIMES - Manajemen Arema FC menyambut baik subsidi Rp 800 juta yang diberikan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2020 Oktober mendatang. Rencananya, subsidi tersebut akan mulai diterima pada medio September 2020.

Menurut General Manager Arema FC Ruddy Widodo, pada pertemuan virtual manager meeting ada beberapa hal yang dibahas. Namun, dalam pertemuan virtual itu banyak tim yang masih menanyakan perihal Covid-19 yang masih mengkhawatirkan.

Baca Juga : Manajemen Arema FC Harap Pemain Tak Lagi Rekontrak Saat Latihan Digelar Awal Agustus

Di sisi lain, ada informasi bahwa subsidi tim akan turun medio September dan akan terus berjalan hingga lanjutan kompetisi Liga 1 2020 usai pada Februari 2021 mendatang.

"Jumlah Rp 800 juta itu artinya naik hampir seratus persen dari sebelumnya Rp 520 juta. Jika berat (dengan angka tersebut), ya berat. Kalau kurang, pasti kurang. Namun, kami harus bersyukur. Yang penting, liga bisa terus berjalan," ungkap Ruddy Widodo.

Kekurangan yang dikatakan Ruddy Widodo ini nantinya akan dibahas lebih intens dengan petinggi Arema FC. Karena hal itu menyangkut hajat hidup tim selama mengarungi Liga 1 2020. 

"Nanti kami akan berupaya dengan owner bagaimana menutupi kekurangan untuk tim," imbuhnya.

Baca Juga : Arema FC Terancam Tanpa Striker Asing di Tengah Musim 2020 Nanti

Dalam virtual meeting Jumat (17/7/2020) lalu, pembahasan memang lebih ke klub dari luar Pulau Jawa. Namun Ruddy memiliki saran agar ada pertemuan kembali secara fisik agar pembahasan lanjutan kompetisi Liga 1 2020 bisa segera terselesaikan. Apalagi, Oktober mendatang kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia itu kembali digelar.

"Kami ingin menanyakan bagaimana teknis pelaksanaan lanjutan Liga 1 2020, seperti kapan putaran kedua. Lalu, kapan masa transfer pemain putaran kedua dibuka, dan hal-hal teknis lainnya. Tapi itu nanti waktu pertemuan tatap muka akan kami sampaikan, karena sebelumnya hanya membahas keluh kesah klub yang masih khawatir kompetisi digelar di masa pandemi," ungkap Ruddy.