Pemain Arema FC saat melakukan latihan sebelum kompetisi Liga 1 2020 (official Arema FC)
Pemain Arema FC saat melakukan latihan sebelum kompetisi Liga 1 2020 (official Arema FC)

MALANGTIMES - Manajemen Singo Edan berharap para pemainnya tak lagi memikirkan rekontrak saat menjalani latihan pada awal Agustus mendatang. Hal tersebut karena manajemen ingin skuatnya lebih fokus untuk menjalani persiapan sebelum turun di Liga 1 2020.

Keseriusan manajemen Arema FC menyambut kembalinya Liga 1 2020 nampak ketika pemainnya menjalani rapid test tahap kloter pertama. Ya, di tengah rapid test tersebut manajemen juga memanggil satu per satu pemainnya untuk dijelaskan mekanisme keputusan PSSI terbaru terkait rekontrak.

Baca Juga : Rapid Test Kloter Pertama, 44 Skuat-Official Arema FC Non-reaktif

 

Sebelumnya, General Manager Arema FC Ruddy Widodo menyebut pemainnya salah presepsi terkait rekontrak. Disebutkan, pemainnya menganggap rekontrak adalah pembaruan kontrak karena sebelumnya kompetisi dihentikan. Namun pada kenyataannya, rekontrak adalah akumulasi kontrak awal dan jika dari total 100 persen, akan turun menjadi 50 persen.

Selanjutnya dari 50 persen kontrak tersebut, si pemain sudah mendapatkan down payment (DP) atau uang muka berapa, nantinya sisa dari itu akan dibagi selama 12 bulan.

"Kami ingin mereka benar-benar fokus latihan saat sudah  memutuskan tanda tangan rekontrak. Karenanya kami memberi penjelasan dan waktu untuk pemain memahami dan memutuskan sebelum tanda tangan," ungkap Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Ruddy Widodo sendiri mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya secara informal sudah berbicara kepada pemain lokal yang ada di Malang, salah satunya Dendi Santoso.

Baca Juga : Gelar Rapid Test, Arema FC Gandeng Satgas Covid 19 NU Malang

 

"Kebetulan Dendi Santoso kan tetangga saya, jadi dia sudah saya beri gambaran bagaimana dengan SKEP PSSI itu. Dan lainnya secara bertahap kami akan sosialisasikan," kata Ruddy.

"Begitu juga dengan pemain dan pelatih asing, kami berbicara dengan agennya juga untuk memperjelas implementasi rekontrak," imbuhnya mengakhiri.