Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pasien positif Covid-19 di Kota Malang yang meninggal dunia dalam beberapa hari belakangan ini terus bertambah. Hingga kemarin (Sabtu, 11/7/2020) dari total kasus sebanyak 326, pasien yang dinyatakan meninggal dunia tercatat mencapai 26 orang.

Jumlah tersebut menjadikan angka kematian atau mortality rate pasien Covid-19 di Kota Malang pun mencapai 8,5 persen.

Baca Juga : Total 99 Kasus Covid-19 di Kota Batu, Sehari Tambah 5 Orang, Paling Banyak OTG

Juru bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, angka tersebut terbilang cukup tinggi, karena di atas angka kematian nasional dimana mortality rate atau tingkat kematian masih diangka 5 persen. 

Perhitungan tersebut berdasarkan jumlah total positif Covid-19 dibagi dengan pasien meninggal dunia.

"Perhitungannya, jadi angka jumlah konform positif Covid-19 yang meninggal dibagi dengan total konform pasien positif. Kami hitung itu antara 8 hingga 8,5 persen. Angka itu tinggi, kalau bisa di bawah 5 persen," jelasnya.

Ia menambahkan, mayoritas pasien positif Covid-19 meninggal dunia disebabkan karena adanya komorbid atau penyakit penyerta. Seperti, diabetes mellitus (DM), hipertensi, stroke dan jantung. Sebagian besar pasien meninggal dunia juga berada di rentang usia 55 tahun ke atas.

"Faktor penyebab adanya penyakit penyerta atau komorbid. Diabetes mellitus (DM), hipertensi, stroke dan jantung. Untuk usia rata-rata di atas 55 tahun," ungkapnya. 

Sementara itu, seiring dengan penambahan kasus positif dan meninggal dunia, angka kesembuhan pasien juga perlahan meningkat. Saat ini tercatat mencapai angka 90 pasien yang sembuh.

"Sembuh juga bertambah, kalau dilihat perbandingannya masih banyak yang sembuh ya," imbuhnya.

Baca Juga : Awal Bulan Tambah 107 Kasus Baru Covid-19 di Kota Malang, Total Ada 317 Warga Terinfeksi

Menurutnya lagi, kunci untuk pasien terkonfirmasi sembuh harus selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama menjalani perawatan isolasi.

"Isolasi dan treatment dijalankan disiplin, pemenuhan gizi seimbangnya cukup, jaga jarak juga, dan pengelolaan stress maka akan mempercepat kesembuhan dari pasien itu sendiri," tandasnya.

Sebagai informasi hingga Sabtu 11 Juli 2020 terdapat penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Malang sebanyak 3 orang, total kini mencapai 326. Dari jumlah tersebut 26 pasien meninggal dunia, 90 orang sembuh, dan 210 orang menjalani perawatan.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 466 orang, dengan 43 PDP meninggal dunia, 208 dinyatakan sehat atau selesai pengawasan, dan 215 masih dalam perawatan.