Pemain Arema FC saat menjalani latihan di bawah asuhan pelatih Mario Gomez (official Arema FC)
Pemain Arema FC saat menjalani latihan di bawah asuhan pelatih Mario Gomez (official Arema FC)

MALANGTIMES - Arema FC menegaskan bahwa pemain yang datang ke Malang nantinya adalah yang menyetujui renegosiasi kontrak yakni 50 persen di bawah dari kontrak sebelumnya.

Renegosiasi kontrak yang dilakukan beberapa tim peserta Liga 1 2020 nampaknya akan membuat pemain berpikir bagaimana kelanjutan nasibnya. Karena dalam surat keputusan PSSI tertera sangat jelas bahwa ada pembaruan kontrak pemain yaitu sejumlah 50 persen dari kontrak sebelumnya akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga : Maaf Aremania, Arema Gelar Latihan secara Tertutup

 

"Yang datang ke Malang dan akan mengikuti latihan tentunya mereka setuju (renegosiasi kontrak). Kalau tidak (setuju renegosiasi kontrak) ya tidak ada masalah," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Dalam perjalanan dihentikannya Liga 1 2020, para pemain Arema FC nampaknya sudah bosan dengan tidak ada aktivitas lagi. Kemungkinan masih banyak pemain yang setuju dengan renegosiasi kontrak yang dalam aturan adalah 50 persen dari jumlah sebelumnya.

Di sisi lain, Arema FC sendiri sebelumnya telah mengumumkan akan kembali latihan pada 15 Juli 2020, namun keputusan tersebut berubah kembali menjadi 20 Juli 2020. Hingga saat ini kabarnya akan ada lagi perubahan tentang tentang latihan yang digelar akibat renegosiasi kontrak yang belum usai.

"Kami akan komunikasi kan kembali dengan tim pelatih dalam mempertimbangkan untuk memulai latihan," kata Ruddy.

Baca Juga : Pemain Muda Arema FC Vikrian Akbar Akui Kebugarannya Menurun saat Pandemi Covid

 

Untuk diketahui, kompetisi Liga 1 2020 akan digelar pada Oktober 2020 dan dipusatkan di Pulau Jawa khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).