Jonathan Bauman (kiri) bersama Elias Alderete saat menjalani latihan. (official Arema FC)
Jonathan Bauman (kiri) bersama Elias Alderete saat menjalani latihan. (official Arema FC)

MALANGTIMES - Harapan Aremania untuk menyaksikan latihan Arema FC tampaknya tidak bakal kesampaian. Pasalnya, manajemen  Arema akan menggelar latihan secara tertutup sehingga tidak bisa ditonton Aremania.

Bukan tanpa tujuan latihan digelar tertutup itu. Manajemen Arema ingin membantu pencegahan covid-19 dengan tidak menciptakan kerumunan massa. Seperti diketahui, dalam masa normal, setiap latihan Arema selalu dilihat ratusan bahkan ribuan Aremania. Kondisi itulah yang ditakutkan bisa memperparah penularan virus covid.

Baca Juga : Pemain Muda Arema FC Vikrian Akbar Akui Kebugarannya Menurun saat Pandemi Covid

Latihan tanpa Aremania itu awalnya merupakan keinginan tim dokter Arema.  Tim dokter minta latihan yang rencananya mulai dihelat Senin 20 Juli 2020 mendatang tidak dihadiri Aremania untuk mencegah covid.

"Bagi Aremania disarankan 'sementara' tidak datang ke lapangan selama pandemi belum selesai. Untuk mencegah penularan ke pemain ataupun sesama Aremania karena sebagian besar penderita tidak bergejala atau memiliki gejala ringan saja," ungkap dr Nanang Tri Wahyudi, dokter rim Arema yang juga mantan dokter Timnas Indonesia.

Di sisi lain, General Manager Arema FC Ruddy Widodo  mengambil langkah pasti agar jika  Arema sedang latihan, tidak ada orang luar yang bisa masuk ke lapangan.

"Kami akan mencari lapangan yang memungkinkan agar tidak semua orang bisa masuk. Jadi, semua akses masuk lapangan ditutup, karena latihan akan digelar tertutup," ungkap Ruddy.

Baca Juga : Arema FC Beri Kebebasan Pemainnya Perihal Renegoisasi Kontrak

Dalam tim sepak bola sendiri, latihan tertutup bukanlah hal baru. Biasanya,  dalam situasi memghadapi pertandingan penting, mereka ingin latihan digelar tertutup agar tidak diintip oleh tim lawan. 

Namun kali ini berbeda. Latihan digelar tertutup karena wabah penyakit. Kondisi tersebut membuat sejumlah tim memutuskan untuk menutup akses latihan agar tidak mengundang banyak orang.