Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat melakukan sosialisasi kepada pengunjung di Food Court Alum-Alun Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: Humas Pemkot Batu)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat melakukan sosialisasi kepada pengunjung di Food Court Alum-Alun Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: Humas Pemkot Batu)

MALANGTIMES - Beberapa saat lalu penambahan pasien konfrim positif Covid-19 di Kota Batu dalam sehari mencapai 7 hingga 13 orang per harinya. Menurut Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko penularan ini dari kluster keluarga maupun nonkeluarga.

Tercatat saat ini dari 24 desa/kelurahan di Kota Batu, 16 desa/kelurahan di antaranya masuk dalam zona merah. Karena kondisi ini sehingga cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga : Rekor Baru, Sehari Kota Malang Tambah 21 Kasus Positif Covid-19

“Ini artinya Kota Batu sangat mengkhawatirkan dan kluster itu adalah yang berada di permukiman/di rumah karena menulari antarkerabat dan antarkeluarga,” kata Dewanti.

Dewanti juga menegaskan peningkatan jumlah pasien konfirm positif Covid-19 itu bukan karena dibukanya tempat wisata. Namun penyebaran pasien konfirm positif Covid-19 di Kota Batu didominasi dari klaster keluarga.

Sedangkan beberapa wisata yang buka itu yakni Batu Flower Garden, Jawa Timur Park 2 & Eco Green Park, Kali Watu Rafting.

Karena itu salah satu cara untuk menghentikan penyebaran dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, jaga jarak, dan selalu mencuci tangan. 

“Agar bisa mewujudkan Kota Batu menjadi zona hijau dibutuhkan masyarakat berjalan beriringan dengan pemerintah dengan tertib menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya. 

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 Melonjak, 2 Pasien dari RST Sopraoen Dipindahkan ke Rumah Isolasi

Sementara itu hingga Senin (6/7/2020) jumlah pasien konfirm positif Covid-19 di Kota Batu hampir mendekati angka 100, yakni 86 orang. Rinciannya 13 orang menjalani perawatan di rumah sakit. 

Kemudian 24 orang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Dan total yang sudah sembuh 24 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia mencapai 7 orang.