Suasana ruang kamar di rumah isolasi untuk pasien covid-19 yang berada di Jl Kawi Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana ruang kamar di rumah isolasi untuk pasien covid-19 yang berada di Jl Kawi Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Melonjaknya jumlah kasus covid-19 di Kota Malang tampaknya cukup berpengaruh terhadap ruang perawatan di rumah sakit.

Tujuh rumah sakit rujukan di Kota Malang, yakni Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), RS Lavalette, RSI Aisyiyah, RS Panti Waluyo RKZ Sawahan, RST Soepraoen, RS Hermina, dan RS Unisma, dikabarkan mengalami overload.

Karena itu,  sebagai antisipasi, beberapa pasien juga akan dialihkan ke rumah isolasi yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di Jl Kawi.

Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19 yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan saat ini rumah isolasi telah dihuni sebanyak 7 pasien.

"Empat merupakan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dari Mergosono dan 3 yang terjaring rapid test saat operasi gabungan dan masih menunggu hasil swab," jelasnya saat ditemui di Balai Kota Malang, Senin (6/7/2020).

Selanjutnya, berkaitan dengan kondisi rumah sakit rujukan yang dikabarkan overload, Husnul menyebut memang salah satu upayanya akan dipindahkan ke rumah isolasi.

Saat ini, yang akan dipindahkan ke rumah isolasi akan bertambah dua. Yaitu, pasien pindahan dari RST Soepraoen Malang. "Iya hari ini rencananya dipindahkan me rumah isolasi di Jl Kawi. Tapi masih proses ya, ada dua dari RST Soepraoen," imbuhnya.

Namun,  yang dipindahkan harus telah memenuhi kriteria bahwa si pasien sudah tidak membutuhkan perawatan klinis di rumah sakit atau dengan kata lain kondisinya telah membaik.

Dengan pemindahan pasien tersebut, nantinya akan menjadi salah satu upaya menanggulangi keluhan overload untuk rumah sakit rujukan. Terlebih, pasien yang tengah pemulihan memerlukan ruangan yang jauh lebih baik agar mengurangi kondisi psikisnya.

"Prosesnya sudah terjadi perbaikan klinis (bagi pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang akan dipindahkan). Karena pasien baru yang mau masuk juga banyak, kemudian di antara ruangan itu ada yang gejala berat sehingga mengurangi stres daripada perbaikan klinis sehingga digeser ke rumah isolasi," ucap Husnul.