Moreno Soeprapto bersama istri Noorani Sukardi saat resepsi di Wisma Kereta Api Indrokilo, Jl Hasanudin, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu, Sabtu (14/10/2017) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Moreno Soeprapto bersama istri Noorani Sukardi saat resepsi di Wisma Kereta Api Indrokilo, Jl Hasanudin, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu, Sabtu (14/10/2017) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebanyak 16 desa/kelurahan dari 24 desa/kelurahan masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 di Kota Batu. Karena hal tersebut, Polres Batu melarang adanya kegiatan keramaian mulai dari acara resepsi pernikahan, khitanan, ulang tahun, dan sebagainya.

Larangan kegiatan itu sangat diwanti-wanti oleh Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama lantaran Kota Batu masuk kembali pada zona merah atau risiko tinggi. Padahal sebelumnya Kota Batu sudah masuk zona kuning atau risiko rendah.

Baca Juga : Segera Lelang Jabatan, Pemkot Batu Layangkan Surat ke KASN

“Melihat Kota Batu masuk dalam zona merah, dan sesuai dengan instruksi dari Kapolda Jatim sehingga kami tidak memberikan izin untuk kegiatan yang mengundang keramaian. Karena ini sangat berisiko terhadap penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Ia menambahkan, agar bisa mengundang keramaian daerah tersebut harus terlebih dahulu berstatus zona hijau. Itu pun masih harus menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.

Dengan demikian jika sebelumnya pada fase IV rencananya Pemkot Batu mulai membolehkan masyarakatnya menggelar hajatan pada 13 Juli mendatang, sayangnya masyarakat harus menunggu lagi hingga status Kota Batu menjadi zona hijau.

Hal tersebut ditegaskan melihat setiap harinya jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi. “Hal ini harap diperhatikan untuk kebaikan bersama,” tambah Harvi.

Baca Juga : 5 Tahun, Kota Batu Raih Wajar Tanpa Pengecualian Berturut-Turut

Sementara itu ,Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko setuju dengan instruksi dari Kapolres Batu lantaran jumlah peningkatan pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu semakin hari cukup tinggi. “Sekarang di Kota Batu sudah 16 desa/kelurahan dari 24 desa/kelurahan masuk zona merah,” ucapnya.

Karena itu ia meminta kepada masyarakatnya agar menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak saat berada di keramaian.