Kawasan RW 06 yang dilakukan PSBL di Dusun Ngandat, Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo.
Kawasan RW 06 yang dilakukan PSBL di Dusun Ngandat, Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo.

MALANGTIMES - Jika sebelumnya Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji menjadi desa pertama yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL), kini giliran Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo yang mulai menerapkan hal tersebut.

“Ya. Mulai hari ini (Senin, 6/7/2020) pukul 00.00 di desa kami (Desa Mojorejo) mulai menerapkan PSBL,” ungkap Kepala Desa Mojorejo, Rujito. 

Baca Juga : Kabupaten Malang Posisi 6 Besar Kasus Covid-19 Jatim, Dinkes Sebut Soal Ketimpangan Data

Ia menjelaskan PSBL itu akan berlangsung selama 2 minggu mendatang di kawasan RW 06 Dusun Ngandat, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Diterapkannya PSBL di sana lantaran beberapa faktor.

“Pertama banyaknya yang terkonfirmasi positif. Lalu hasil rapat koordinasi dengan satgas kecamatan,” imbuhnya.

Ya saat ini di Desa Mojorejo sudah ada 11 orang konfirm positif Covid-19. Dari jumlah itu 10 orang melakukan isolasi di shelter Hotel Mutiara Baru, dan satu orang di rumah. 

“Saat ini 10 orang di shelter, 1 di rumah (karena punya anak kecil). Kemudian juga memperhatikan penjelasan Dinas Kesehatan Kota Batu, yang memungkinkan desa ini khususnya RW 06, memenuhi syarat untuk PSBL,” jelas Rujito.

PSBL itu juga dilakukan dengan penutupan akses masuk wilayah RW 06 dengan menggunakan model one gate system. Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori menambahkan, PSBL masih dalam proses usulan dari Desa Mojorejo ke Kecamatan Junrejo.

Baca Juga : Update Covid-19 Kota Batu, Total 86 Kasus, Sehari Ada Tambahan 7 Pasien

“Lalu nantinya oleh pihak kecamatan akan diteruskan ke Satgas Kota Batu. Namun saat ini sesuai informasi dari Camat Junrejo sudah mulai dilakukan isolasi wilayah secara mandiri oleh warga masyarakat,” jelasnya.