Peta sebaran kasus covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Foto : Instagram Pemprov Jatim)
Peta sebaran kasus covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Foto : Instagram Pemprov Jatim)

MALANGTIMES - Berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, kasus Covid-19 di Kabupaten Malang hingga Minggu (5/7/2020) malam sudah tembus di angka 264 kasus. Jumlah ini menempatkan Kabupaten Malang di posisi 6 besar kasus Covid-19 terbanyak di Jawa Timur.   

Masa transisi dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menuju new normal life di wilayah Kabupaten Malang sepertinya bakal terus diperpanjang. Hal itu menyusul adanya kasus covid-19 di wilayah Pemkab (Pemerintahan Kabupaten) Malang yang semakin hari terus bertambah.

Baca Juga : Total Sembuh 70 Pasien, Tapi Kasus Baru Positif Covid-19 Kota Malang Masih Terus Muncul

Menanggapi masifnya penularan Covid-19 di wilayahnya, Bupati Malang HM Sanusi tak banyak berkomentar. ”Ya kita liat saja, jadi kalau tidak cukup masa transisi new normal akan diperpanjang,” ucap Sanusi. 

Lebih rinci, berdasarkan data yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan tersebut mulai terjadi sejak Sabtu (4/7/2020).

Ketika itu, dijelaskan Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Aniswaty Aziz, jumlah kasus Covid-19 bertambah 2 pasien menjadi 236 kasus.

Sehari kemudian, tepatnya pada Minggu (5/7/2020) sore, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Malang bertambah 15 pasien. 

”Berdasarkan data yang kami terima dari Dinkes, hingga kemarin sore ada 251 kasus Covid-19 yang tersebar di Kabupaten Malang,” ucap Aniswaty.

Dari jumlah tersebut, hingga Minggu (5/7/2020) sekitar pukul 16.00 WIB sudah ada 23 pasien yang dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. ”Sedangkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh ada 78 orang,” sambung Aniswaty.

Belakangan diketahui, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Malang pada Minggu (5/7/2020) malam kembali bertambah 13 pasien.

Baca Juga : Evakuasi 9 Pasien Covid-19 ke Shelter Kota Batu, Gugus Tugas: Agar Lebih Aman

Penambahan belasan pasien menjadi 264 kasus itu, bersumber dari data rekapan yang dihimpun oleh Pemprov Jatim.

Meski data dari Pemkab Malang yang dipublish pada laman www.satgascovid19.malangkab.go.id belum terupdate, tetapi Aniswaty tidak memungkiri adanya penambahan kasus Covid-19 yang meningkat menjadi kisaran 264 kasus tersebut.

”Kalau ada ketidaksamaan data dengan (Pemerintah) Provinsi itu hanya karena waktu update dan laporan yang datang kadang ketelisipan (tidak bersamaan),” ucap Aniswaty saat menanggapi ketimpangan data antara yang dihimpun Pemkab Malang dan Pemprov Jatim.

Sebagai informasi, dari 264 kasus itu, sebanyak 78 di antaranya dinyatakan sembuh dan 23 pasien lainnya meninggal dunia.

Di sisi lain, dengan meroketnya kasus Covid-19 di Kabupaten Malang tersebut, membuat wilayah pemerintahan yang dipimpin oleh HM Sanusi ini berada di peringkat 6 besar sebagai wilayah dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Jatim.