Pengunjung di KL Xpress yang menjalani rapid test (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Pengunjung di KL Xpress yang menjalani rapid test (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jumat malam, (3/7/2020), petugas gabungan dari jajaran Polresta Malang Kota, Kodim 0833 dan juga Pemkot Malang menggelar patroli ke sejumlah tempat kuliner dan tempat nongkrong.

Bukan hanya melakukan imbauan dan penertiban terhadap para pengunjung, tapi petugas juga melakukan rapid test langsung kepada seluruh pengunjung maupun karyawan lokasi yang disidak oleh petugas.

Baca Juga : Kabar Baik, 2 ASN Kota Batu Sembuh dari Covid-19

Dimulai dari sebuah Kafe Kopi Ortu yang ada di kawasan Jalan Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Dalam sidak di kafe tersebut, peralatan dan imbauan mengenai protokol kesehatan sudah disediakan pengelola.

Sementara, kendati dari depan kafe terlihat beberapa motor yang parkir, namun ternyata di lokasi kafe tersebut sepi dari pengunjung.

Deretan beberapa motor merupakan milik dari sembilan karyawan kafe. Sehingga rapid test hanya dilakukan kepada para karyawan kafe saja yang jumlahnya sekitar sembilan orang dan hasilnya semua karyawan non reaktif.

Kemudian sidak berlanjut ke kafe KL Xpress yang ada di Jalan Lembah Dieng, Malang atau dikawasan Villa Bukit Tidar. Di situ, petugas mendapati pengunjung kafe yang masih saja belum patuh terhadap protokol kesehatan, seperti menggunakan masker.

Di lokasi tersebut, petugas melakukan rapid test kepada seluruh pengunjung maupun karyawan, yang jumlahnya sekitar 125 orang. Selama kurang lebih tiga jam, mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB, petugas satu persatu melakukan rapid test kepada semua pengunjung maupun karyawan.

"125 yang di rapid test, terdiri dari pengunjung dan karyawan, namun dari hasil test tersebut terdapat satu pengunjung (perempuan diduga reaktif) yang perlu didalami lebih lanjut dengan metode rapid test akurasinya bagus. Itu akan dilakukan besok (4/7/2020) di rumah isolasi," jelas Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edy Jarwoko. 

Lanjut Bung Edy, sapaan akrab Wakil Wali Kota Malang itu, setelah pendalaman hasil rapid test yang lebih akurat, hal itu akan menentukan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil, termasuk untuk swab.

Baca Juga : Difungsikan, Wawali Kota Malang Pastikan Fasilitas Rumah Isolasi Pasien Covid-19 Siap

"Tentu tim medis yang ada di rumah isolasi, akan melakukan upaya-upaya treatment untuk daya tahan tubuh," bebernya.

Sementara itu, Humas Tim Satgas Covid-19 di Kota Malang dr Husnul membenarkan jika mulai usai melakukan rapid test, salah satu pengunjung yang dicurigai kini langsung dibawa ke ruang isolasi oleh petugas.

"Mulai malam ini (3/7/2020) langsung dibawa ke ruang isolasi, untuk evaluasi besok mengunakan teknik lain untuk lebih akurat. Kalau hari ini metodenya kapiler, kalau besok menggunakan plasma," pungkasnya.