Suasana penutupan kawasan Jl. Binor Kelurahan Bunulrejo Kota Malang (Istimewa).
Suasana penutupan kawasan Jl. Binor Kelurahan Bunulrejo Kota Malang (Istimewa).

MALANGTIMES - Kawasan Jl. Binor Kelurahan Bunul, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ditutup total sejak Rabu (24/6/2020) malam. Sejak pagi tadi, Kamis (25/6/2020), masyarakat yang hendak melalui kawasan tersebut pun sudah dibatasi secara ketat. 

Satu kawasan telah ditutup menggunakan pembatas palang bambu. Sehingga tak biaa dilalui kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Baca Juga : 23 Warganya Terjangkit Covid-19, Kelurahan Bunulrejo Kini Miliki Kampung Tangguh

Lurah Bunulrejo Yuke Siswanti menyampaikan, penutupan dilakukan pada satu jalur di kawasan Jl. Binor tersebut. Penutupan dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

"Masyarakat juga masih bisa melintas jika mematuhi protokol kesehatan. Tapi kendaraan, baik roda empat maupun dua tidak bisa melintas dan tembus ke wilayah sebelahnya," terangnya, Kamis (25/6/2020).

Dia menegaskan, upaya tersebut menjadi salah satu upaya memutus mata rantai persebaran covid-19. Dia berharap agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada. Sehingga, masyarakat bisa segera terbebas dengan virus covid-19.

"Dan lama penutupan jalan dengan batas yang belum kami tentukan," terang

Lebih jauh Yuke menyampaikan, Kelurahan Bunulrejo memiliki tim khusus untuk menghadapi bencana non alam tersebut. Tim tersebut terdiri dari elemen masyarakat, perguruan tinggi, kelurahan, puskesmas, babinsa, bhabinkamtibmas, tokoh agama, pengusaha, generasi muda, hingga PKK.

Baca Juga : Sempat jadi Cluster Penularan Covid-19, Mergosono Bakal Dibentuk Kampung Tangguh Semeru

"Tim kami tergabung dalam Kelurahan Tangguh. Kami berbagi tugas dari edukasi, penguatan dampak secara psikis, sosial dan ekonomi," terangnya.

Sementara itu, data terakhir tim Satgas Covid-19 menyebut jika total ada 23 warga di kawasan Jl. Binor Kelurahan Bunulrejo yang hasil swabnya positif covid-19. Sebagian menjalani perawatan di rumah sakit dan sebagian lagi melakukan karantina mandiri.