Kebun bibit Garbis, DLH Kota Malang (Amin)
Kebun bibit Garbis, DLH Kota Malang (Amin)

MALANGTIMES - Kegiatan tanam pohon untuk menambah jumlah pasokan oksigen di Kota Malang yang dilakukan oleh tim penghijauan bidang RTH DLH Kota Malang terganggu ulah usil warga yang tak bertanggungjawab. 

Karena itu, Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berharap tidak ada lagi oknum masyarakat yang usil terkait penanaman pohon yang dilakukan oleh tim penghijauan.

Baca Juga : Buat Taman Tampak Cantik, DLH Kota Malang Terus Lakukan Pembibitan

Usil dalam hal ini adalah ada oknum yang sengaja membuat tanaman mati atau sengaja dicabut ketika sudah ditanam di suatu daerah. Sehingga DLH Kota Malang harus mengganti tanaman yang sudah hilang tersebut.

"Harapan kami tidak ada lagi masyarakat yang usil ketika tim penghijauan menanam. Karena sempat ditemukan, setelah tim kami melakukan tanam pohon, besoknya itu mati atau justru hilang, nah itu sangat disayangkan," ujar Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang, Kuncahyani.

Di sisi lain memasuki New Normal ini, tim penghijauan terus melakukan perawatan untuk tanaman di Kota Malang. Hal itu tak lain agar masyarakat yang sudah menggunakan jalan untuk aktivitas bisa melihat tanaman yang indah nanti segar.

"Tim penghijauan saat ini setiap hari melakukan perawatan pohon berlindung. Selain itu juga melakukan perawatan dan pemupukan," kata Kuncahyani.

Baca Juga : Cipta Karya Manfaatkan Botol Bekas jadi Filter Pengolahan Air Limbah

Sementara itu, Sabtu (20/6/2020) besok DLH Kota Malang akan melakukan pengurasan kolam di Alun-alun Kota Malang Jalan Merdeka. Hal itu karena mulai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lalu hingga kini taman di Kota Malang belum diaktifkan kembali.