Jembatan Kedungkandang Dibangun, DLH Kota Malang Pindahkan 70 Pohon

Jun 19, 2020 16:48
Suasana pemindahan pohon yang dilakukan tim penghijauan DLH Kota Malang di area jembatan Kedungkandang. (Hendra Saputra)
Suasana pemindahan pohon yang dilakukan tim penghijauan DLH Kota Malang di area jembatan Kedungkandang. (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) bakal memindah pohon di sekitar Jembatan Kedungkandang. Pasalnya,  akan dilakukan pembangunan jembatan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Pemukiman (DPUPR Perkim).

Kolaborasi DLH Kota Malang terlihat saat melakukan survei pohon yang akan dipindah untuk kemudian membantu DPUPR Perkim yang akan melaksanakan pembangunan jembatan Kedung kandang.

Baca Juga : Buat Taman Tampak Cantik, DLH Kota Malang Terus Lakukan Pembibitan

Survei dilakukan mulai Selasa (16/6/2020) dengan menghitung jumlah pohon yang masuk dalam aset Pemerintah Kota Malang. Dan ditemukan  70 pohon. Rinciannya, 60 pohon ketapang kencana dan 10 pohon sepatu dea.

"Awalnya terkait pengajuan dari DPUPR Perkim, memberitahukan bahwa di Jalan Mayjen Sungkono akan dilakukan pembangunan jembatan Kedungkandang. Kemudian Selasa kemarin kami lakukan survei bersama di lokasi bahwa kegiatan yang dimaksud adalah mengenai beberapa pohon asetnya DLH Kota Malang. Dan setelah survei, kami menghitung jumlah pohon yang terkena dampaknya. Sekitar 60 pohon ketapang kencana diameter kurang dari 8 cm dan 10 pohon sepatu dea diameter kurang dari 10 cm harus kami pindahkan," papar Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang Kuncahyani.

Pemindahan pohon tersebut memerlukan teknik khusus agar tidak mati sehingga bisa ditanam kembali. "Kebetulan diameternya masih kecil jadi kami bisa melakukan pemindahan. Rencananya pohon tersebut dilakukan tanam kembali di TPA Supit Urang dan Kebun Bibit Mojolangu," ujarnya.

Menurut prediksi, pemindahan pohon tersebut berjalan selama 10 hari ke depan. "Hari ini sudah mulai penggalian dengan teknik tertentu sehingga pohon tidak mati dan bisa kembali ditanam. Pemindahan pohon ini kemungkinan 10 hari sudah selesai dan dilakukan oleh 5 orang dari tim penghijauan," ungkapnya.

DLH  dalam hal ini tidak melakukan penebangan pohon. Kuncahyani mengatakan,  DLH Kota Malang tidak ingin menghilangkan pabrik oksigen yang dihasilkan oleh pohon.

Baca Juga : Cipta Karya Manfaatkan Botol Bekas jadi Filter Pengolahan Air Limbah

"Intinya kami tidak ada pohon yang ditebang. Mungkin adanya perempesan saja karena terkena mobilisasi alat berat. Konsepnya kami tidak menghilangkan pabrik oksigen, tapi kami memindahkan," ungkap Yani, sapaan Kuncahyani.

Setelah pembangunan jembatan Kedungkandang selesai, DLH Kota Malang juga berencana melakukan penanaman kembali di area yang sama namun melihat space yang tersisa. "Nantinya setelah jembatan jadi, di kiri dan kanan ada space pasti kami tumbuhi pohon lagi," pungkasnya.

 

Topik
Jembatan Kedungkandang DibangunDLH Kota Malangpemindahan pohonPemkot MalangKuncahyaniberita malang hari ini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru