Kurangi Sampah di Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup Genjot Rumah PKD

Jun 16, 2020 18:50
Rumah PKD di Kota Malang (DLH for MalangTIMES)
Rumah PKD di Kota Malang (DLH for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus menggenjot rumah pilah, kompos dan daur ulang (PKD) agar maksimal dalam mengurangi sampah setiap harinya.

Rumah PKD memiliki tugas dan fungsi utama untuk mengurangi sampah di Kota Malang. Terutama sampah-sampah organik, di mana seperti diketahui komposisi sampah sebenarnya kurang lebih 68 persen adalah sampah organik dan sisanya adalah sampah non organik.

Baca Juga : ASN Pemkot Batu Positif Covid-19, 54 Orang Bagian Kesra dan Kesbangpol Dirapid Test

 

Sampah organik sendiri adalah sisa makanan, daun, kayu dan sebagainya. Sementara untuk sampah non organik itu adalah plastik, kertas, karet, kulit dan lainnya.

"Untuk non organik ya syukur Alhamdulillah masih banyak saudara-saudara kita di Kota Malang khususnya pemulung, atau penggerobak itu mengumpulkan untuk menjual kembali," ujar Kasi Penanganan Sampah Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Budi Heryanto.

Menurut Budi, saat ini sampah organik yang menjadi masalah. Karena dari kenyataan di lapangan, sampah organik adalah yang paling banyak dihasilkan.

"Dan untuk lingkungan yang menghasilkan gas rumah kaca katakanlah paling tinggi adalah sampah organik. Untuk itu rumah PKD fungsinya untuk mengelola sampah organik. Untuk menjadi komoditas yang bisa ramah lingkungan, salah satunya kompos, mungkin ke depan itu tidak hanya kompos mungkin ada pelet untuk makan ternak," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang Rinawati mengungkapkan, pihaknya berupaya sebisa mungkin memaksimalkan keberadaan PKD, sehingga mampu mengurangi sampah di Kota Malang.

“Kalau PKD yang besar saya mengambil contoh di Gadang. Di sana itu satu hari mampu mengolah 6 ton sampah organik untuk menjadi kompos,” ucapnya.

Baca Juga : Ini Harapan DLH Kota Malang untuk Kader Lingkungan Kampung Bersinar

 

Tak hanya itu, lanjut Rinawati, rumah PKD Gadang juga mengolah sampah non organik.

"Diolah sendiri oleh RW (masyarakat) ya untuk dijual. Tapi kalau sampah organiknya dibuat kompos. Kalau semua PKD ini berfungsi, kita luar biasa. Sampah di Kota Malang ini jadi bukan bencana, bukan musibah tapi bisa menjadi berkah," pungkasnya.

 

Topik
Sampah di Kota MalangDLH Kota MalangRumah PKD Kota MalangBudi Heryantoberita malang hari ini
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru