Masyarakat wilayah Kelurahan Tlogomas saat dikunjungi tim penilaian Kampus Bersinar tahun 2019 lalu (foto dok MalangTIMES)
Masyarakat wilayah Kelurahan Tlogomas saat dikunjungi tim penilaian Kampus Bersinar tahun 2019 lalu (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berharap untuk kader lingkungan yang pernah terbentuk dari Kampung Bersinar (Bersih, Sehat, Indah, Asri dan Rapi) bisa terus berinovasi. Meski saat ini program tersebut tidak berjalan akibat pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, Program Kampung Bersinar merupakan program yang telah dilaksanakan pemerintah Kota (Pemkot) Malang sejak tahun 2012 lalu. Hal tersebut bertujuan agar lingkungan di wilayah Kota Malang tetap terjaga dan terawat.

Baca Juga : Pelayanan Dispendukcapil Kota Malang Jalan Terus, Cegah Antrean Buka Akses Lintas Instansi 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-1588825458332-0"); }); 

 

Untuk masyarakat sendiri, dalam hal ini yang termasuk di dalam lingkungan harus terus menjaga kelestarian lingkungan yang sudah terbentuk dengan Kampung Bersinar ini.

Walau di tengah pandemi Covid-19, program Kampung Bersinar sementara masih vakum. Serta berdampak tidak diperbolehkannya kerumunan banyak orang di satu tempat untuk mencegah penyebaran virus.

Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan, bahwa saat ini perlu adanya motivasi kembali untuk para kader lingkungan agar semangatnya tetap terjaga.

"Untuk para kader lingkungan yang dulu ikut di Kampung Bersinar ini akan kami motivasi lagi. Karena kan sementara ini kegiatan itu tidak jalan (akibat Covid-19)," ungkap Rahmat.

Salah satu cara untuk memotivasi para kader lingkungan itu adalah dengan mengadakan seminar web atau Webinar yang akan digelar Kamis (18/6/2020) mendatang.

Baca Juga : Ini Dia, Kelebihan Tiga Inovasi Kota Malang untuk Lomba Inovasi Daerah Kemendagri 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-1588825614199-0"); }); 

"Yang kami tekankan kepada peserta nantinya, kami berharap meski banyak di rumah ya jangan berdiam diri. Justru banyak sekali yang bisa dilakukan di rumah terutama pada lingkungan," kata Rahmat.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang Rinawati terus berpesan, baik kepada kader lingkungan ataupun kepada masyarakat agar bijak dalam mengelola sampah. Karena jika hal itu dilakukan, tentunya Kota Malang akan semakin bersih dan terjaga kesehatannya.

"Kami mengharapkan agar masyarakat selalu bijak. Jika belum mengerti memilah sampah lebih baik membuang sampah pada tempatnya. Karena kami ingin Kota Malang ini zero dari sampah. Supaya kelestarian lingkungan itu terjaga, lalu berimbas pada kesehatan masyarakat yang bagus," pesan Rinawati.