Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Memasuki pekan kedua transisi New Normal Life, jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Malang kembali bertambah. Sehari sebelumnya pada Kamis (11/6/2020) hanya 110 kasus, namun hari ini Jumat (12/6/2020) jumlah pasien covid-19 bertambah menjadi 117 kasus. 

”Tambah 7 orang (kasus covid-19), penambahan itu tetap didominasi dari klaster Malang Utara. Tapi ada 2 (dari penambahan tersebut) yang tidak berasal dari Malang Utara,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (12/6/2020) sore. 

Baca Juga : Tambah Satu, Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Batu Jadi 5 Orang

Dijelaskan Arbani, dari penambahan 7 kasus positif covid-19 tersebut, 5 di antaranya berasal dari Kecamatan Singosari. Sedangkan 2 sisanya, 1 pasien di antaranya berasal dari Malang Timur yakni Kecamatan Tumpang. Kemudian 1 pasien lainnya dari Malang Selatan yaitu Kecamatan Donomulyo. 

”Kalau 1 pasien dari Donomulyo itu, informasinya yang bersangkutan masih dirawat di Rumah Sakit,” sambung Arbani. 

Atas adanya penambahan jumlah pasien tersebut, Dinkes Kabupaten Malang langsung melakukan upaya tracing. Hasilnya, ada salah satu anggota keluarga dari pasien asal Kecamatan Donomulyo yang dinyatakan reaktif covid-19. 

”Dari 4 anggota keluarganya (pasien asal Kecamatan Donomulyo) ada salah satunya yang menunjukkan hasil rapid test yang reaktif (Covid-19),” ungkap Arbani. 

Saat ini, lanjut Arbani, 1 anggota keluarga yang reaktif covid-19 tersebut sudah disarankan untuk melakukan isolasi mandiri sembari menunggu dilakukannya test swab. 

”Satu orang yang reaktif tadi sudah diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri secara personal, sedangkan anggota keluarga yang lain membantunya agar tidak keluar kamar selama 14 hari,” ucap Arbani. 

Guna meminimalisir adanya penambahan jumlah kasus positif covid-19, Arbani mengaku jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan dokter penanggung jawab yang merawat pasien covid-19.  

Baca Juga : Terus Meningkat, Sehari Kota Malang Catat 12 Tambahan Pasien Positif Covid-19

Di mana, dalam koordinasinya, Arbani menginstruksikan apabila ada pasien positif yang sudah tidak dirawat di rumah sakit, untuk diarahkan agar menjalani isolasi di Rusunawa ASN. 

”Apabila ada pasien konfirm positif yang mau keluar rumah sakit, saya minta untuk segera koordinasi dengan Dinkes atau puskesmas langsung. Apabila statusnya belum negatif (covid-19), yang bersangkutan sebaiknya diberi edukasi untuk dikirim ke rusunawa guna menjalani perawatan,” tutup Arbani. 

Perlu diketahui, merujuk pada data yang dihimpun Dinkes Kabupaten Malang, dari 117 kasus positif sebanyak 43 di antaranya dinyatakan sembuh. Kemudian pasien positif covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia ada 18 pasien.