Petugas saat melakukan pemasangan PJU di Jalur Lintas Barat tahun 2019.
Petugas saat melakukan pemasangan PJU di Jalur Lintas Barat tahun 2019.

MALANGTIMES - Pandemi Covid-19 banyak berimbas pada program Pemkot Batu. Salah satunya pada pembangunan penerangan jalan umum (PJU) terpaksa  harus dihentikan. Karena itu, Pemkot Batu hanya fokus  pada perbaikan PJU. 

Pada tahun ini rencananya dimaksimalkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (DPUPR) dengan membangun PJU di titik-titik yang kurang penerangan di Kota Batu. Kurang lebih ada 3.147 unit PJU.

Baca Juga : Menuju New Normal, Bantuan bagi Warga Terdampak Covid-19 Terus Bergulir

Sebab di tahun 2019 DPUPR telah terpasang sebanyak 5.102 unit yang tersebar di 3 kecamatan di Kota Batu. “Pada tahun ini sebenarnya kami fokus dengan pembangunan PJU yang masih kurang titik-titik Kota Batu,” kata Kasi Pemeliharaan PJU DPUPR Kota Batu, Dedy Angga Satriawan.

Ia menambahkan jika semua proyek pembangunan PJU di Kota Batu dihentikan lantaran pandemi Covid-19 ini. Kemudian pasca refocusing untuk covid-19, hanya sebesar Rp. 728.527.500,

Dengan sisa anggran itu hanya bisa meng-cover pembelian lampu LED. “Sehingga difokuskan untuk perbaikan PJU yang sudah ada,” ungkapnya.

Meski demikian, pada tahun ini difokuskan untuk perbaikan PJU, namun perbaikan tetap melihat skala prioritas. “Yang kita tetapkan menjadi skala prioritas adalah jalan utama (jalan protokol) dan daerah rawan kecelakaan atau rawan keamanan,” tambahnya. 

Baca Juga : Hujan Deras Guyur Desa Tambakrejo Sumawe, Puluhan Rumah Terendam Banjir Hampir 1 Meter

Ia berharap, masyarakat untuk ikut berperan aktif merawat serta menjaga keberadaan PJU. Salah satunya dengan cara, tidak melakukan penyambungan liar di sejumlah titik aliran listrik PJU.

“Harapan kami juga, Kelurahan dan Pemerintah Desa serta seluruh masyarakat dapat bersabar dan memahami terhentinya pembangunan PJU selama musibah wabah pandemi covid-19 ini,” tutupnya.