Bupati Malang, HM Sanusi saat membagikan sembako kepada warga terdampak banjir di Pantai Malang Selatan
Bupati Malang, HM Sanusi saat membagikan sembako kepada warga terdampak banjir di Pantai Malang Selatan

MALANGTIMES - Meski memasuki masa transisi dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menuju New Normal Life, Pemerintah Kabupaten Malang tetap  mengupayakan bansos (bantuan sosial) yang selama ini disalurkan terhadap warga terdampak covid-19, terus berjalan.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Bupati Malang, HM Sanusi saat membagikan bantuan terhadap warga yang terdampak banjir di Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumawe (Sumbermanjing Wetan), Senin (1/6/2020) sore.

Baca Juga : Ekonomi Didahulukan untuk Pelonggaran PSBB, Sri Mulyani: Itu Tidak Benar

 

”Untuk pembagian bansos pada bulan ini, akan tetap dilaksanakan, karena sudah dianggarkan,” kata Bupati Malang.

Sebagai informasi, bantuan sosial yang selama ini diberikan kepada warga terdampak covid-19 tersebut, merupakan paket berisi sembako. Di antaranya meliputi beras 15 kilogram, telur 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter.

Ketika disinggung apakah bantuan yang diberikan selama transisi new normal akan sama seperti saat PSBB, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Malang ini, masih belum bisa memastikannya.

”Semua yang terdampak akan tetap dapat bantuan, tapi jika ada peraturan lain karena adanya transisi new normal. Kami akan mengikuti instruksi berikutnya nanti seperti apa,” sambung Bupati Malang.

Menurut Sanusi, anggaran yang disiapkan untuk bansos tersebut, sebagian bersumber dari realokasi pada masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Malang.

”Kemungkinan akan kita realokasi lagi. Tapi jika memang ada dana di PSBB yang tidak kepakai, akan dikembalikan lagi untuk digunakan sebagai pembangunan di Kabupaten Malang,” ungkap Bupati Malang.

Sanusi menambahkan, jika memang ada sisa dana dari realokasi PSBB, maka anggaran yang sudah terkumpul tersebut akan dilarikan ke 2 sektor. Kemungkinan pertama adalah dianggarkan untuk transisi new normal, termasuk berbentuk bansos. Sedangkan kemungkinan kedua, dana realokasi tersebut akan dikembalikan sesuai perencanaan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

”Khusus yang di APBD nanti, kalau memang petunjuknya dari pusat sudah boleh digulirkan lagi. Ya akan kita gunakan untuk pembangunan,” ujar Bupati Malang.

Baca Juga : Cegah Euforia Warga Saat New Normal, 3308 Personel Bakal Dikerahkan di Malang Raya

 

Ditemui di saat bersamaan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang, Nurhasyim, mengaku siap jika memang selama masa transisi bansos tetap dilanjutkan.

Terbukti, hari ini (Senin 1/6/2020) sore, ratusan paket sembako tetap disalurkan kepada warga yang terdampak covid-19 sekaligus korban banjir di Pantai Tamban.

”Ini tadi kami membagikan 276 paket sembako kepada warga yang terdampak banjir,” kata Nurhasyim.

Tidak hanya yang terdampak banjir, lanjut Nurhasyim, di saat yang bersamaan sebanyak puluhan anak yatim yang ada di sekitar Kecamatan Sumawe, juga mendapatkan bantuan sosial. ”Untuk bantuan terhadap yatim, tercatat ada sekitar 56 anak yang masing-masing mendapatkan bantuan sosial berupa uang santunan Rp 500 ribu,” imbuhnya.

Terakhir, bantuan sosial yang diberikan oleh Pemkab Malang hari ini, juga disalurkan kepada ratusan nelayan yang terdampak akibat adanya pandemi covid-19.

”Ada 505 orang nelayan yang mendapatkan bantuan sosial berupa sembako. Masing-masing nelayan dapat 15 kilogram beras, 1 kilogram telur, dan 2 liter minyak goreng,” tutup Nurhasyim saat ditemui media online ini di sela agenda penyaluran bantuan di Pantai Tamban, Senin (1/6/2020).