Dari kiri, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, Wali Kota Malang Sutiaji dan Dandim 0833, Letkol Tommy Anderson (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Dari kiri, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, Wali Kota Malang Sutiaji dan Dandim 0833, Letkol Tommy Anderson (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kepolisian Polresta Malang Kota menyarankan untuk pelibatan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Malang menjadi satgas atau unsur yang ikut dalam mensosialisasikan seluruh program-program pemerintah mengenai protokol kesehatan pencegahan Covid 19.

Hal itu disampaikan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata melalui Kabag Ops Kompol Sutantyo dalam rapat kordinasi bersama Pemkot Malang (30/5/2020).

Baca Juga : Pakar Manajemen Krisis: New Normal Life Tanpa Sanksi Tegas bagai Macan Ompong

"Rekomendasi kami, agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam rangka pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 untuk mengajak para PNS menjadi satgas dalam mensosialisasikan protokol kesehatan," terangnya.

Lanjutnya, pelibatan seluruh ASN tersebut nantinya  akan membantu dalam memaksimalkan sosialisai protokol kesehatan, mengedukasi masyarakat tentang bagaimana penularan maupun pencegahan agar tak tertular Covid-19.

"Sosialisasi akan lebih maksimal, artinya tidak hanya berfokus pada petugas yang memang diberi tugas khusus, sehingga akan lebih menyentuh banyak kalangan masyarakat," jelasnya

Wali Kota Malang Sutiaji, sepakat dengan apa yang disampaikan Kabag Ops Kompol Sutantyo tentang pelibatan seluruh ASN menjadi satgas.

Tentunya keterlibatan itu merupakan keniscayaan sebagai seorang ASN dalam turut mensosialisasikan program-program pemerintah mengenai protokol kesehatan dalam pencegahan Covid 19.

Baca Juga : Hari Pertama PSBB, Toko Pakaian di Kota Batu Ini Dapat Surat Teguran

"Saya kira itu harus. Dia (ASN) otomatis secara institusional dan personal harus ikut serta. Dia sebagai pioneer penyangga Indonesia," bebernya.