MALANGTIMES - Di tengah pandemi covid-19, banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak. Karena itu, komunitas Sinoman Biyodo Kota Batu hadir untuk membantu pemasaran produk warga Kota Batu agar mudah diakses seluruh masyarakat di seluruh Indonesia. 

Upaya yang dilakukan dengan pemasaran secara online. Yakni lewat aplikasi tukunuku.com. “Pemasaran yang dilakukan ini secara online namun dikemas menarik agar pembeli semakin tertarik membeli produk warga Kota Batu,” ungkap Adi Mahardian, database & mapping development tukunuku.com.

Baca Juga : Kadin Mart Akan Dibangun, Diskopindag Kota Malang Dukung Penuh

Pemasaran online itu dihadirkan untuk mewadahi UMKM di Kota Batu yang kesusahan untuk melakukan pemasaran produk. Tujuan lain, nanti  pangsa pasar yang lebih luas.

“Tidak hanya di wilayah Kota Batu tetapi sampai seluruh Indonesia bahkan hingga ke luar negeri,” imbuh Adi. 

Nantinya, tenant yang tergabung dalam tukunuku.com dan telah memenuhi target penjualan juga diwajibkan membantu sesama tenant. “Caranya dengan membeli produk tenant yang membutuhkan omzet. Hal ini ditujukan untuk menumbuhkan rasa gotong-royong antar tenant dan agar tenant yang membutuhkan omzet tidak sampai gulung tikar,” tambah Adi.

 Tidak berhenti di situ. Tim  tukunuku.com juga akan membantu setiap tenant yang membutuhkan peningkatan kualitas produk. Caranya dengan memberikan pelatihan dan solusi kreatif agar para tenant mendapatkan omzet yang lebih baik daripada sebelumnya.

Baca Juga : Mantan Mendag Era SBY, Gita Wirjawan Usul Agar BI Cetak Uang Senilai Rp 4.000 Triliyun

Hingga saat ini UMKM Kota Batu yang bergabung menggunakan tukunuku.com kurang lebih ada 52 tenant. Beragam produk  ada di dalamnya, mulai makanan dan minuman, barang, jasa, sampai pertanian.