MALANGTIMES - Penyiksaan terhadap makhluk hidup tidak dibenarkan oleh agama mana pun.
Baca Juga : Warganet Beber Fakta-Fakta di Balik Jenazah ABK WNI Dibuang ke Laut oleh Kru Kapal China
Sehingga, aksi biadab manusia yang melakukan penyiksaan terhadap hewan menuai reaksi keras dari warganet.
Seperti sebuah video yang kembali menggegerkan publik di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan tiga wanita yang menyiksa seekor kucing hingga tewas.
Tak ayal, video tersebut langsung menjadi viral dan beredar di media sosial Facebook hingga Instagram.
Salah satu akun Instagram yang mengunggah video itu yakni @insidepalembangnews pada Kamis (7/5/2020).
Dalam video itu tampak tiga wanita yang tega menginjak-injak kucing yang sudah tak berdaya.
Terdengar kucing itu menjerit tak berdaya saat menerima penganiayaan dari tiga wanita tersebut.
Kendati demikian, suara jeritan kucing tersebut rupanya tak mampu menyentuh belas kasih dari ketiga wanita tersebut.
Terlihat juga tali yang mengikat leher kucing itu untuk menahan agar tak lari.
Hingga akhirnya, kucing tersebut sama sekali tak bergerak setelah ketiganya bergantian menginjak kaki dan tubuh mungilnya.
Kucing itu pun akhirnya meninggal dunia.
Tak ayal aksi tersebut mengundang amarah dari warganet.
Berbagai komentar yang menggambarkan kemarahan disampaikan warganet kepada ketiga wanita tersebut.
Baca Juga : Buntut Beredarnya Video Jenazah ABK Indonesia Dibuang ke Laut, Kemlu Panggil Dubes China
@palembang.creator : “Astagfirullah sungguh kejam, wanita tersebut. Semoga, lekas mereka menerima siksa seperti itu juga. Aamiin”.
@achie.aja : “Ga suka kucing tp ga segitunya jg ampe nyiksa pelan2, Ya Allah *percayalah apa yg kalian tanam itulah yg kalian tuai".
Sementara salah satu warganet mengungkapkan jika peristiwa itu terjadi di Malaysia.
Ia mengatakan jika ketiga pelaku sudah ditangkap oleh polisi.
@planet_of_animalss : "Itu kejadian di Malaysia sudah ketangkap 3 wanita setan! Bravo polisi Malaysia. Sakit nian hati ini kitten itu diinjak sampai mati. Sesek dado ini."
Namun, setelah ditelusuri ternyata video tersebut merupakan video lama.
Ditulis melalui laman Teleceiba Internacional, video itu sudah beredar pada tahun 2015 lalu.
Video itu terkait dengan kelainan seksual yang melibatkan penyiksaan binatang hidup dengan tumit kaki.
