Pemain Arema FC saat merayakan gol (official Arema FC)
Pemain Arema FC saat merayakan gol (official Arema FC)

MALANGTIMES - Pandemi covid-19 membuat General Manager (GM) Arema FC Ruddy Widodo ingat masa-masa timnya kalah menghadapi Persib Bandung dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Minggu (08/03/2020) lalu.

Baca Juga : Dinilai Kurang Efektif, DPR Kota Malang Dorong Arema Kelola Stadion Gajayana

Ruddy Widodo memgingat, pihaknya sempat cemas saat akan away ke markas PSIS Semarang, menjelang penghentian kompetisi Liga 1 2020 karena Covid-19 sudah mulai ramai diperbincangkan. 

"Alhamdulillah pertandingan terakhir kandang kami kalah, dan khawatir apakah pertandingan (away) jadi digelar atau tidak, karena berita Corona sudah se-Indonesia ramai," ujar Ruddy. 

Selain cemas karena Corona, Ruddy juga cemas dengan timnya yang masih ingat kekalahan menghadapi Persib Bandung di kandang sendiri. 

Sebuah situasi yang sangat sulit sebelum penghentian kompetisi Liga 1 2020 karena Covid-19 dan pemerintah menganjurkan untuk masyarakat berdiam di rumah agar mencegah penyebaran. 
 


Selain itu, potensi kerugian secara finansial jelas sudah dibayangkan pihaknya, setelah mengeluarkan biaya dan sudah berada di Magelang. Belum juga kerugian yang dirasakan Aremania ketika tour Magelang.

Baca Juga : Puasa, Pemain Arema FC Tetap Dapat Materi Latihan via Zoom

"Beruntung, pihak keamanan sudah menjamin pertandingan tetap digelar sesuai jadwal. Meski pada akhirnya kami kalah (0-2)," ingatnya.

Saat ini, Arema FC sedang fokus menata kembali program latihan daring. Meski di bulan Ramadhan, tim pelatih Singo Edan tetap ingin pemainnya bisa menjaga kondisi.