Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

MALANGTIMES - Kesolidan manajemen Arema FC dalam hal pengelolaan klub menuai apresiasi dari DPRD Kota Malang. Bahkan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mendorong agar Arema FC ke depan mengelola Stadion Gajayana.

Baca Juga : Puasa, Pemain Arema FC Tetap Dapat Materi Latihan via Zoom

Seperti diketahui, Stadion Gajayana memiliki histori sendiri bagi Arema dan Aremania saat menjalani kompetisi sepak bola nasional era Galatama.

Karena hal tersebut, membuat Made ingin marwah yang dulunya sempat melekat bisa kembali lagi. "Kita inginkan Stadion Gajayana dikelola oleh Arema FC," ungkapnya.

Menurut Made pengelolaan Stadion Gajayana saat ini dinilai kurang efektif. Terbukti PAD (Pendapatan Asli Daerah) dalam setahun hanya berada diangka Rp 750 Juta. Bila melihat potensi yang ada tentu hal itu sangat disayangkan.

"Pemasukan dari PAD Stadion Gajayana hanya 750 juta, belum untuk biaya lain-lain dan perawatan, bisa-bisa itu minus. Lebih baik Stadion Gajayana diswastakan saja, saya rasa Arema yang layak untuk mengelola,” ungkap Made.

Saat ini, Made akan mencoba untuk melakukan pendekatan kepada Pemerintah Kota Malang untuk membahas hal tersebut. Namun tetap saja, semua akan dilakukan pasca pandemi Covid-19.

Baca Juga : Kendati Sudah Latihan Online, Arema FC Harap Bisa Latihan Bulan Mei, Tapi..

"Kita ingin kembalikan Gajayana ke Arema. Kita akan lakukan pendekatan ke Pemerintah Kota Malang. Arema agar tidak hanya di eksploitasi. Itu yang ingin kita lakukan ke depan agar kita bersinergi lagi antara pemerintah dan klub sepak bola kebanggaan kita," pungkasnya.