Malangtimes

Lakukan Patroli Skala Besar, Malang Utara Masuk Zona Rawan Keberadaan Kelompok Anarko

Apr 18, 2020 20:20
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar beserta Forkopimda Kabupaten Malang saat melakukan apel kesiapan jogo malang untuk meminimalisir aksi anarko
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar beserta Forkopimda Kabupaten Malang saat melakukan apel kesiapan jogo malang untuk meminimalisir aksi anarko

MALANGTIMES - Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Malang terus berupaya untuk mempersempit ruang gerak kelompok anarko. Salah satunya dengan mengaktifkan patroli sekala besar, yang dikerahkan dari tingkat desa hingga ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Pembebasan Lahan Infrastruktur Terus Berlanjut di Tengah Wabah Pandemi Covid-19

Hari ini (Sabtu 18/4/2020) personel gabungan yang dikerahkan untuk melakukan patroli tersebut, sudah mulai beroperasi melakukan penyisiran di wilayah Kabupaten Malang. ”Apel kali ini kita libatkan sekitar 380 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan dibantu rekan pemerintahan Kabupaten Malang. Mulai di tingkat desa, kemudian Muspika, dan ditambah Banser akan Ikut bantu kita (Polres Malang) dalam pelaksanaan pengamanan,” kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Ditemui awak media saat menghadiri agenda Apel Jogo Kabupaten Malang Aman dan Kondusif, Sabtu (18/4/2020), Kapolres Malang mengaku jika ratusan personel yang dikerahkan untuk melakukan patroli skala besar tersebut, bertujuan untuk meminimalisir adanya aksi anarko.

”Sudah sejak beberapa hari lalu tim gabungan dari satuan Reskrim, Satreskoba, intelkam bergerak setiap hari untuk memonitor apakah ada pergerakan yang akan mereka (anarko) lakukan. Sedangkan hari ini, kami lakukan patroli skala besar untuk melihat ke titik yang kita anggap rawan, akan kita cek semua apakah akan ada pergerakan,” terang Hendri.

Seperti yang sudah diberitakan, hari ini (Sabtu 18/4/2020) kelompok yang mengatasnamakan anarko ini dikabarkan hendak membuat aksi massa yang memprotes akan kebijakan negara. Jauh sebelum mengancam akan menurunkan massa, kelompok anarko ini sudah menebar teror dengan melancarkan aksi vandalisme bertuliskan kalimat makar. Seperti salah satunya yang terjadi di Underpass Karanglo, Kabupaten Malang.

”Kalau anarko lebih ke arah destruktif (merusak), termasuk aksi pencoretan (vandalisme). Untuk itu akan selalu kita monitor, dan kita lakukan upaya penyelidikan untuk dapat ketahui siapa pelakunya,” ungkap Hendri.

Baca Juga : Minimalisir Aksi Anarko 18 April, Polres Malang Gencar Lakukan Patroli

Seiring berkembangnya zaman, lanjut Hendri, kelompok anarko sudah bertransformasi dari segi penampilan. Sebelumnya, para anggota anarko ini berpenampilan mirip seperti anak jalanan. Namun, saat ini para kelompok anarko ini sudah berpenampilan seperti masyarakat pada umumnya. Hanya saja, mental destruktif yang ada dibenak anggota anarko masih melekat dan susah dihilangkan.

”Terus terang (anarko) banyak dijumpai di kawasan Malang Utara, seperti misalnya di Kecamatan Singosari, Lawang, Karangploso, dan Dau,” ujar Hendri.

Dijelaskan Hendri, pada empat wilayah yang dianggap rawan tersebut, sudah dijadikan prioritas utama untuk dilakukan patroli. Tujuannya adalah untuk meminimalisir adanya aksi massa yang dilakukan oleh kelompok anarko.

”Kalau ada tindakan pidana yang mereka lakukan, seperti pengerusakan penghinaan atau hal lainnya. Saya pastikan nanti akan kami tindak secara tegas,” tutup perwira polisi dengan pangkat dua melati di bahu ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru