AH (bawa kantong plastik) saat meninggalkan lokasi karantina (ist)
AH (bawa kantong plastik) saat meninggalkan lokasi karantina (ist)

MALANGTIMES - Kabar baik menyeruak di tengah pandemi covid-19 di Kabupaten Tulungagung. Setelah adanya tambahan pasien positif beberapa hari lalu, kabar baik sembuhnya satu pasien positif  covid-19 menerbitkan harapan besar bagi masyarakat Tulungagung. 

Pasien positif yang dinyatakan sembuh berinisial AH. Dimana AH merupakan pasien pertama covid-19 di Tulungagung.

Baca Juga : Kota Batu Siapkan 3 Shelter Isolasi Covid-19, Anggarannya Rp 1,3 Miliar

Kepastian sembuhnya pasien itu disampaikan oleh Sekretaris Posko Penanggulangan covid-19 Tulungagung, Didik Eka, Selasa (14/4/20).

"Sudah (sembuh), hasil swab keduanya sudah keluar dan negatif," ujarnya ke wartawan.

Dengan keluarnya hasil swab itu, maka AH dinyatakan sembuh dari covid-19 dan boleh meninggalkan lokasi isolasi di rusunawa IAIN Tulungagung.

Sedang untuk ke 5 pasien lainya harus tetap menjalani karantina hingga hasil swab keluar, termasuk kakak kandung dan ibu dari AH,. Meski secara klinis mereka dinyatakan sehat dan tidak menunjukan gejala mirip covid-19.

"Untuk pasien lainnya masih di isolasi sambil menunggu hasil swab keluar," pungkasnya.

Dengan sembuhnya AH, saat ini ada 13 pasien covid-19 yang menjalani isolasi. Mereka dinyatakan sehat, jika hasil swab kedua dinyatakan negatif.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di Jombang Seorang Dokter, Ada 80 Orang Berpotensi Tertular

Sebagai informasi, AH adalah pasien pertama covid-19 yang terkonfirmasi di Kabupaten Tulungagung. Status AH sempat menjadi polemik, lantaran AH sempat dinyatakan sehat dan boleh meninggalkan RSUD pada 28 Maret lalu. Namun selang sehari, hasil swab AH keluar dan dinyatakan positif covid-19.

Untuk memastikan kesembuhan AH, maka diambil sampel swab tenggorok kedua kalinya. Sembari menunggu hasil, AH di isolasi di rusunawa IAIN sejak 4 April lalu.

AH merupakan warga Kecamatan Bandung yang baru pulang umroh pada pertengahan Maret lalu. Dalam keluarga AH ada 2 lagi yang tertular olehnya, yaitu ibu dan kakak kandungnya.