Potongan gambar dari video viral para bule yang ber-party di tengah pandemi covid-19 di Bali. (Ist)
Potongan gambar dari video viral para bule yang ber-party di tengah pandemi covid-19 di Bali. (Ist)

MALANGTIMES - Aksi tak elok ditunjukan sejumlah warga negara asing (WNA) di tengah pandemi covid-19. Bukannya mengikuti anjuran pemerintah Indonesia untuk tak berkegiatan melibatkan massa banyak, mereka justru melakukan party dengan melibatkan banyak orang.

Dalam party yang terekam video tersebut, terlihat bule yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 20 orang. Party tersebut tampak dilakukan di sebuah vila yang diduga lokasinya di kawasan Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya

Para WNA tersebut  bercengkrama sembari memegang gelas minuman. Ada yang berada di dalam vila sambil memainkan games memasukkan bola ke dalam gelas. Ada juga mereka yang bersantai dengan gelas minuman di pinggiran kolam renang.

Sembari menenggak minuman keras yang sempat ditunjukan ke kamera video, dentuman keras musik DJ yang dimainkan seorang laki-laki dan wanita juga terdengar terekam dalam video tersebut. Selain itu, rekaman video party tersebut sempat di-posting pada story beberapa akun Instagram maupun Twitter.

Rekaman video party para bule tersebut di-posting dimedia sosial Facebook oleh sebuah akun Denpasar Viral. Tak pelak. postingan tersebut sempat menuai berbagai komentar dari para netizen, baik warga asing maupun warga Bali.

Ada para netizen yang mengecam aksi party tersebut dan  ada juga yang merasa video tersebut video lama yang kemudian di-posting kembali pada saat ini.

Seperti halnya akun bernama Sergejs Usakovs yang menuliskan komentar: 'How do we know the real date of the video? it can be one year old, but someone just try to present it as happened 12.04.2020 (bagaimana bisa mengetahui tanggal videonya?, Bisa berusia satu tahun lalu, tetapi seseorang kembali mempersembahkannya 12.04.2020)".

Sementara itu akun lainnya, yakni Mario Flo, menuliskan komentar pedasnya perihal aksi party di tengah pandemi covid-19. "Saya sebagai orang Indonesia tidak pernah mau jadi budak bagi orang asing, sekalipun mereka medatangkan uang buat kita. Saya mengkritisi ini tidak sebagi orang Bali tapi sebagai orang Indonesia sangat miris ditengah wabah pandemic ini orang-orang masih tidak patuh, aturan entah ini kecolongan atau pemda melakukan pembiaran," tulisnya

Baca Juga : Di Jalanan, Senyum-senyum Merekah Menerima Sembako Bantuan UIN Malang

Informasi lain yang diperoleh, party tersebut merupakan pesta ulang tahun salah seorang bule bernama Mahmoud Attiya yang dirayakan di Cabani, Canggu, Bali.

Mahmoud sendiri telah membuat permintaan maaf melalui sebuah video yang di-posting di akun instagram Infobadung. Dalam menyampaikan permintaan maafnya, Mahmoud tampak didampingi oleh seorang pejabat setempat.

Dalam akun Instagram Mahmoud_attiya, ia membalas komentar dari salah seorang pengguna Instagram. Mahmoud mengakui pesta tersebut merupakan pesta ulang tahunnya yang dilakukan pada 12 April 2020.

"That was my birthday party, We are very sorry for all the trouble. we only invited few people but a lot of people showed up so we had a call from security and we closed the dj and everybody left. We totally appreciate the bali government and immigration and their support to help avoid co-vid 19 (Itu adalah pesta ulang tahun saya, Kami sangat menyesal atas semua masalah. kami hanya mengundang beberapa orang tetapi banyak orang muncul sehingga kami mendapat telepon dari keamanan dan kami menutup dj dan semua orang pergi. kami sangat menghargai  pemerintah bali dan imigrasi serta dukungan mereka untuk membantu menghindari co-vid 19," tulis Mahmoud dalam kolom komentar