Petugas dari Korps Brimob Polda Jatim saat mengevakuasi paket misterius dari rumah Samsul Anwar (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Petugas dari Korps Brimob Polda Jatim saat mengevakuasi paket misterius dari rumah Samsul Anwar (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

MALANGTIMES - Adanya paket misterius yang ditaruh di gerbang rumah Samsul Anwar (54) warga Jl dr Soetomo, Jember, pada Minggu (12/4/2020) pagi, akhirnya dibawa Tim Jihandak Korps Brimob Polda Jatim.

Dari pantauan wartawan, paket misterius yang menghebohkan warga sekitar, dibawa menggunakan tong mobil Gegana.

Baca Juga : Edarkan Sabu di Tengah Pandemi Covid-19, Pengedar Asal Malang Dicokok Polisi Blitar

“Barang dibawa ke lokasi yang lebih aman, untuk diledakkan, yang jelas masih di kota Jember. Kami juga mengimbau kepada warga agar tidak menyebar berita yang meresahkan terkait paket misterius ini,” ucap Kabagops Polres Jember, Kompol Idham Chalid kepada sejumlah wartawan.

Sebelumnya, Samsul Anwar yang juga karyawan Hypermart Lippo Jember, menceritakan, dirinya sepulang dari salat subuh di Musola sekitar jam 5.00 WIB masih belum menemukan paket misterius di depan rumahnya.

Paket tersebut baru diketahui pada saat dirinya mau mengantar istrinya berangkat ke pasar. 

“Saat saya masuk rumah usai salat subuh, barang tersebut masih belum ada. Baru 30 menit setelah mengaji, saya berniat antar istri saya untuk belanja, ternyata ada paket di pintu gerbang,” kisah Samsul.

Karena tidak ingin terjadi sesuatu, iapun melaporkan adanya paket misterius tersebut ke ketua RT, yang dilanjutkan ke pihak kepolisian. 

“Saya gak berani untuk memindah mas, tadi saja anak dan istri saya keluar rumah lewat pintu samping. Memang sempat mau saya pindah, tapi oleh tetangga dilarang, takutnya terjadi sesuatu,” bebernya.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

Ketika ditanya apakah dirinya pernah berseteru dengan orang lain, Samsul mengatakan, bahwa dirinya selama ini tidak pernah berseteru dengan orang lain. Baik teman maupun tetangga. 

“Seingat saya tidak pernah berseteru dengan teman maupun orang lain. Hanya saja beberapa waktu yang lalu saya pesan pakaian kepada dua teman saya. Satunya sudah dikirim dan satunya lagi masih belum. Makanya tadi pagi saat ada paket saya langsung telepon teman saya, ternyata barang belum dikirim,” lanjutnya.

Samsul pun bersyukur, paket misterius yang ditaruh di depan rumahnya sudah berhasil dievakuasi oleh tim Jihandak Brimob Polda Jatim. “Mudah-mudahan isinya bukan bom,” pungkas Samsul.