Warga yang nampak berkumpul mengepung pelaku pencurian yang bersembunyi dalam ruko (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Warga yang nampak berkumpul mengepung pelaku pencurian yang bersembunyi dalam ruko (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ratusan massa, berkumpul dikawasan komplek ruko Panorama, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Mereka berkumpul mengepung pelaku pencurian yang diketahui masuk ke dalam salah satu ruko karaoke.

Mulai pukul 08.00 wib hingga pukul 12.00 wib massa telah berkumpul dan melakukan penyisiran ke dalam satu persatu ruko yang berada di komplek tersebut.

Baca Juga : Edarkan Sabu di Tengah Pandemi Covid-19, Pengedar Asal Malang Dicokok Polisi Blitar

Aksi pembobolan ruko tersebut pertama kali diketahui warga yang tengah melakukan kerja bakti di mushola sekitar lokasi. 

Saat itu warga melihat seorang laki-laki yang kedapatan membobol blower di sebuah gua yang ditempati sebagai lokasi karaoke.

Setelah pelaku masuk, serta warga mulai memenuhi lokasi kejadian. Pelaku naik ke lantai paling atas dan kemudian sempat mengejek warga dengan melambaikan tangan.

"Ya ketemunya pas keluar kerja bakti itu ada laki-laki masuk ke ruko, dan sempat mengejek warga dengan melambaikan tangan. Akhirnya warga langsung melakukan pengepungan," ungkap Adi warga setempat, Minggu (12/4/2020).

Ejekan pelaku pembobolan membuat warga pun langsung bertindak. Warga mencari pelaku dengan memasuki satu persatu ruko yang ada di lokasi tersebut.

Tak lama kemudian pihak kepolisian dari polsek Blimbing maupun Polresta Malang Kota juga datang ke lokasi kejadian mencari keberadaan pelaku.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

"Ya tadi pelaku sempat lari berpindah ke ruko lainnya. Tapi pelaku sempat jatuh dari atap plafon, namun masih berhasil kabur dan kembali bersembunyi," ujar Adi.

Sementara itu, sampai saat ini warga bersama pihak kepolisian masih melakukan pencarian pelaku yang diketahui masih bersembunyi diantara komplek ruko Panorama. Warga sendiri masih terus berdatangan dan kian bertambah banyak.