Baju APD yang digunakan tenaga medis. (Foto: Medcom.id)
Baju APD yang digunakan tenaga medis. (Foto: Medcom.id)

MALANGTIMES - Tenaga medis merupakan garda terdepan dalam pandemi virus corona atau covid-19. Karena itu, alat pelindung diri (APD) sangat dibutuhkan di saat seperti ini. Termasuk di Kota Batu.

Terlebih saat ini di Kota Batu sudah ada dua orang positif atau konfirm covid-19.

Baca Juga : Kota Batu Siapkan 3 Shelter Isolasi Covid-19, Anggarannya Rp 1,3 Miliar

Pemkot Batu memperkiraakan kebutuhan APD di RSU Karsa Husada hingga akhir April mendatang. “Diperkirakan ketersediaan APD untuk tenaga medis cukup sampai denga dua minggu ke depan atau minggu ke-4 April,” ucap Juru Bicara  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu M. Chori, Sabtu (11/4/2020). 

Ia menambahkan, APD yang telah dipesan oleh Dinas Kesehatan Kota Batu telah datang. Di antaranya  95 gown disposable, 30 set coverall lengkap, dan sepatu bots. “Kemudian juga bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur coverall 50 set juga sudah datang,” imbuhnya. 

Kelengkapan kesehatan yang sudah datang lainnya, ada 6 box rapid test dengan tiap box berisi 20 strip. Saat ini telah didistribusikan ke 5 puskesmas di Kota Batu, masing-masing 1 box.

“Sedangkan 1 box saat ini ada di Dinas Kesehatan Kota Batu untuk jaga-jaga ketika dibutuhkan dalam kondisi darurat," tambah kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Batu itu. 

Sebelumnya Pemkot Batu mendapatkan bantuan  80 rapid test. Sedangkan kebutuhan kesehatan selama 3 bulan mendatang dianggarkan mencapai Rp 40,14 miliar. Dana itu meliputi pembelian APD, masker, hand sanitizer, disinfektan, rapid test, obat-obatan. 

Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat

Lalu ada penambahn nutrisi bagi kelompok rentan, yakni anak-anak dan lansia. Juga kebutuhan biaya shelter untuk isolasi sebagai antisipasi para pemudik setiap kecamatan. “Kemudian insentif tenaga medis dan tenaga pendukung, biaya shelter karantina, tempat istirahat medis, biaya pengobatan rumah sakit,” tutup Chori.