Kisah Nabi Musa Melabrak Nabi Adam, Begini Akhir Ceritanya Versi Gus Baha

Apr 11, 2020 10:36
KH Bahaudin Nursalim alias Gus Baha (istimewa).
KH Bahaudin Nursalim alias Gus Baha (istimewa).

MALANGTIMES - Kisah Nabi Adam yang memakan buah khuldi bersama Ibu Hawa tentu banyak didengar umat muslim di seluruh dunia. 

Masyarakat awam pun berpendapat jika kisah Nabi Adam memakan buah khuldi itu adalah karena godaan syaitan.

Baca Juga : Kisah Lucu Umar bin Khattab Protes Kebijakan Mualaf yang Pimpin Peperangan

Pada akhirnya, Nabi Adam dan Ibu Hawa dinyatakan bersalah dan kemudian diturunkan ke bumi.

Kisah itu secara turun temurun disampaikan sebagai bentuk pembelajaran umat muslim.

Terlepas dari itu, ada sebuah hadits yang mengisahkan perdebatan antara Nabi Adam dan Nabi Musa berkaitan dengan kisah memakan buah khuldi tersebut. 

Disampaikan jika Nabi Musa mendebat Nabi Adam bahkan menyalahkan Nabi Adam yang tergoda dengan rayuan syaitan.

KH Bahaudin Nursalim atau yang lebih dikenal Gus Baha dalam sebuah kajian Islam yang diunggah channel YouTube Kalam Kajian Islam pada 18 Maret 2018 lalu pun menceritakan kembali kisah perdebatan dua Nabi tersebut.

"Saat dipertemukan dengan Nabi Adam, yang dilakukan pertama kali oleh Nabi Musa adalah melabrak Nabi Adam," ungkap Gus Baha.

Saat itu, Nabi Musa mempertanyakan sekaligus menyalahkan Nabi Adam yang memakan buah khuldi dengan Ibu Hawa. 

Hingga akhirnya, Nabi Adam diturunkan ke bumi, dan manusia pun hidup di bumi seperti yang terjadi sampai sekarang.

Dalam perdebatan itu, Nabi Musa berpendapat jika Nabi Adam dan Ibu Hawa tak memakan buah khuldi, bukan tak mungkin manusia akan hidup damai di surga.

Hal itu kemudian mendapatkan jawaban dari Nabi Adam. 

Dengan halus, Nabi Adam menyebut jika kisah yang terjadi merupakan kalamullah dan sudah tercatat jauh hari. 

Nabi Adam pun menerangkan bagaimana kisahnya itu tercatat selama 40 tahun sebelum Adam diciptakan.

Baca Juga : Bikin Baper, Lagu Aisyah Istri Rasulullah yang Viral Ternyata Bukan Cerita Aslinya

"Kesalahan" yang sudah tercatat dalam scenario Allah SWT itu kemudian oleh Nabi Adam dipertegas melalui Kitab Taurat yang diberikan kepada Nabi Musa. 

Di dalamnya, juga dijelaskan jika Allah SWT menurunkan nabi ketika bumi dalam kondisi amburadul.

"Kemudian perdebatan itu pada akhirnya dimenangkan Nabi Adam," terang Gus Baha.

Dalam berbagai kesempatan, Gus Baha menyebut jika pemahaman masyarakat akan kisah Nabi Adam dan Ibu Hawa memakan buah khuldi perlu mendapat perhatian. 

Karena jika dibiarkan, secara langsung akan menjustifikasi Nabi Adam juga tergoda oleh bujuk rayu syaitan.

Gus Baha dalam sebuah kajian di Pasuruan pada 2018 lalu menegaskan bahwa Nabi Adam adalah korban sumpah atas nama Allah bukan korban godaan syaitan yang lemah. H

al itu dijelaskan melalui berbagai hadits dan kitab yang mengisahkan tentang Nabi Adam.

"Ketika beliau ditanya Allah kenapa memakan buah yang dilarang? Nabi Adam menjawab, Demi Allah, saya tidak pernah menduga ada orang berani berbohong atas nama-Mu," terang Gus Baha.

Dia menyebut jika Nabi Adam tak tergoda dengan syaitan, melainkan telah mendengar nama Allah dalam sumpah syaitan. 

Itu sebabnya, Nabi Adam dan Ibu Hawa memakan buah khuldi dan tak pernah mengira jika itu adalah sumpah palsu syaitan.

Topik
MalangBerita MalangBerita Hari IniKisah Nabi Musa Melabrak Nabi AdamAkhir Ceritanya Versi Gus BahaKH Bahaudin Nursalimchannel YouTube Kalam Kajian Islam
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru