Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Jadwal libur mal dan pusat perbelanjaan di Kota Malang diperpanjang 14 hari hingga 21 April mendatang. Hal itu tertuang dalam SE Wali Kota Malang Nomor 10 Tahun 2020 tentang kesiapsiagaan dunia usaha dalam menghadapi Covid-19.

Surat edaran tersebut merupakan penyempurnaan dari SE Nomor Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas SE Walikota Malang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Kesiapsiagaan Dunia Usaha Dalam Menghadapi Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca Juga : Sederet Megaproyek Pemkot Malang Ditunda, Termasuk Pembangunan Mini Block Office

Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto menjelaskan, poin di dalam SE Nomor 10 tersebut sama dengan SE berkaitan dengan kesiapsiagaan dunia usaha dalam menghadapi Covid-19 seperti sebelumnya. Hanya saja ada perpanjangan masa imbauan dari yang sebelumnya berlangsung hingga 7 April 2020 diperpanjang menjadi 21 April 2020.

"Perpanjangan sampai 14 hari, melihat kondisinya seperti sekarang di mana masih ada penambahan pasien konfirmasi positif," katanya.

Perubahan atau penambahan jadwal imbauan tutup itu menurutnya tak menutup kemungkinan akan diperpanjang. Hal itu akan dievaluasi tergantung pada kondisi Kota Malang selama pandemi Covid-19.

Sebagai informasi, dalam SE tersebut, tepatnya pada poin (d) disampaikan jika pusat perbelanjaan seperti Ramayana Departemen Store, Matahari Departemen Store, Malang Town Square, Malang Olympic Garden, Sarinah, Cyber Mall, Malang City Point, Malang Plaza, Gajahmada Plaza, Trans Mart, Dinoyo Mall, dan pusat perbelanjaan lain diimbau untuk tutup.

"Apabila tenant di dalamnya tetap beroperasi, maka dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip social distance, berjarak minimal satu meter, dan buka antara jam 07.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB mulai sejak berlakunya SE ini sampai tanggal 7 April 2020," bunyi lanjutan poin tersebut.

Sementara dalam poin lain, disampaikan jika kegiatan operasional tempat usaha harus memperhatikan beberapa aturan yang berlaku. Di antaranya, tempat hiburan bioskop, permainan ketangkasan, pantai pijat, fitness center, billiard, warung internet, dan tempat rekreasi serta jenis usaha yang berada di dalamnya ditutup mulai sejak berlakunya SE ini sampai dengan tanggal 7 April 2020.

Kemudian untuk restoran, warung kopi, rumah makan, pedagang kaki lima, tempat yang melayani makan minum dan sejenisnya diperbolehkan melayani hanya dengan cara take away atau pesan antar. 

Baca Juga : Bantuan Uang Non Tunai Kota Batu Jadi Rp 1 Juta, Cover 30 Ribu KK

Apabila terjadi antrian, pemesanan jarak antar orang minimal 1 meter serta buka antara jam 07.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB. Aturan ini berlaku mulai sejak berlakunya SE ini sampai dengan tanggal 7 April 2020.

Hal serupa juga berlaku untuk toko swalayan seperti Alfamart, Alfamidi, Indomart, Giant, Hero, Lailai, Hypermart, Super Indo, Transmart, Ace Hardware dan nama lain sejenisnya buka antara jam 07.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB.

SE tersebut diterbitkan untuk menekan angka persebaran virus Covid-19. Wali Kota Malang Sutiaji juga menginstruksikan agar pengusaha senantiasa mensosialisasikan aturan yang telah ditetapkan selama masa darurat ini. Selain itu, penertiban juga masih dilakukan bersama dengan Forkopimda.