Cristiano Ronaldo (Instagram Cristiano Ronaldo)
Cristiano Ronaldo (Instagram Cristiano Ronaldo)

MALANGTIMES - Mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo memiliki trauma dengan tim AS Roma. 

Bahkan, suami dari Georginagio itu enggan bertukar jersey dengan pemain yang membela tim asal ibukota Italia tersebut.

Baca Juga : Tetap Bugar Saat Phyiscal Distancing, Tips Olahraga di Rumah ini Patut Dicoba

Ronaldo pernah trauma dan benci terhadap AS Roma saat masih berkostum Manchester United pada 2006-2007 silam. 

Saat itu tim asuhan Sir Alex Ferguson tersebut bertemu Roma di leg kedua babak perempat final Liga Champions.

Rasa benci Ronaldo ada ketika timnya sudah unggul 6-0 pada pertandingan yang masih menujukkan menit 60. 

Karena mendominasi permainan dan Ronaldo menjadi aktor dari beberapa gol, para pemain AS Roma sempat meminta pemain Timnas Portugal itu untuk tidak lagi mendrible bola.

"Ketika kami unggul 6-0, mereka meminta saya untuk berhenti, dan salah satu dari mereka memohon kepada saya untuk berhenti mendrible bola. Bahkan pemain yang lain mengancam mencederai saya," kata Ronaldo mengutip dari Sportbible, Selasa (7/4/2020).

Karena kejadian tersebut, Ronaldo seperti antipati terhadap AS Roma. 

"Roma? Saya takkan pernah bertukar baju dengan pemain mereka," imbuhnya.

Sebelumnya di leg pertama, Manchester United kalah 1-2 di Stadion Olimpico sehingga Roma datang ke Old Trafford dengan status di atas angin.

Baca Juga : Latihan Libur, Tim Pelatih Ingatkan Pemain Arema FC Jaga Kebugaran

Tapi kondisi tersebut tak membuat Manchester United terpuruk, justru mereka semakin termotivasi dengan kekalahan di leg pertama.

Bahkan, ketika pertandingan memasuki menit ke 11, Man United sudah unggul 1-0 lewat sepakan Michael Carrick memanfaatkan umpan Ronaldo.

Setelah gol tersebut, Setan Merah racikan Sir Alex Ferguson tampil lebih lepas. 

Dan Manchester United mampu unggul 6-0 melalui gol-gol yang dilesakkan Alan Smith menit 17, Wayne Rooney (19’), Cristiano Ronaldo (44’ dan 49’) serta Carrick (60’).

Karena kalah dalam segala hal, akhirnya pemain AS Roma frustasi. Dan dalam pengakuan Ronaldo, beberapa pemain Roma memberikan ancaman.