Petugas kepolisian yang melakukan olah TKP di lokasi rumah yang dibobol maling. (Ist)
Petugas kepolisian yang melakukan olah TKP di lokasi rumah yang dibobol maling. (Ist)

MALANGTIMES - Kasus pembobolan terjadi di sebuah rumah di Jalan Bendungan Palasari, Perumahan Sigura-Gura Residance, Kavling 49, RT 1 RW 8, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Rumah tersebut dalam kondisi kosong karena pemiliknya  kerja di luar kota. Sejumlah perhiasan senilai Rp 13 juta dan dua pasang sepatu branded dibawa kabur pelaku.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

Yutdawan (29), korban sekaligus pemilik rumah menjelaskan, saat itu dirinya tengah tak berada di rumah karena kerja di Gresik. Sementara, rumahnya ditinggali keponakan Yutdawan. Kondisi sekitar rumah korban sendiri juga sepi dan tidak terdapat penjaga keamanan.

"Biasanya ditempati  keponakan saya. Pas libur kuliah, keponakan saya pulang sehingga rumah kondisi kosong. Rumah terakhir ditempati 29 Maret 2020," ungkapnya.

Korban baru mengetahui rumahnya dibobol maling pada Senin siang (6/4/2020) pukul 14.00 WIB. Saat itu ia korban berniat mengecek kondisi rumahnya.

Namun saat tiba di rumahnya, Yutdawan mendapati  jendela sebelah rumahnya dalam kondisi terbuka. Setelah itu, korban mengecek kamar di lantai atas.

Begitu dicek, ternyata kondisi kamar korban acak-acakan. Perhiasan korban yang diletakkan dalam laci lemari dibawa kabur pelaku.

Baca Juga : Tak Mau Apes Seperti Warga Ini Saat Beli Tanah, Repotkan Diri untuk Cek Legalitas

"Saya cek ruang lain. Ternyata sepatu Converse dan Caterpillar saya juga dibawa kabur. Sebelum masuk ke rumah korban, dugaan pelaku terlebih dulu melompat pagar depan dan kemudian mencongkel jendela," bebernya.

Yutdawan segera melapor kepada pihak kepolisian yang langsung turun ke lokasi kejadian. Polisi melakukan olah TKP guna penyelidikan lebih lanjut.