Petugas saat berupaya memadamkan kebakaran di rumah korban (Foto : PPBK Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Petugas saat berupaya memadamkan kebakaran di rumah korban (Foto : PPBK Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dalam kurun waktu tiga jam, dua insiden kebakaran terjadi di Kabupaten Malang. 

Terparah, peristiwa kebakaran menimpa tempat tinggal Ngatemo warga Jalan Imam Bonjol, Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Jumat (3/4/2020) dini hari.

Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu

”Berdasarkan informasi petugas di lapangan, indikasi sumber api diduga berasal dari TV (televisi) yang mengalami konsleting listrik,” kata Kepala Seksi PPBK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang, Agus Suyanto, Jumat (3/4/2020).

Dijelaskan Agus, peristiwa kebakaran yang menimpa tempat tinggal korban diketahui pertama kali sekitar pukul 01.00 WIB. 

Saat itu, penghuni rumah sudah mendapati tempat tinggalnya ludes dilahab kobaran api.

Dengan dibantu warga setempat, penghuni rumah beserta korban sempat berupaya memadamkan kebakaran dengan peralatan seadanya. 

Namun, karena api tak kunjung padam peristiwa ini akhirnya dilaporkan ke PMK Kabupaten Malang.

”Ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi kejadian,” terang Agus sembari mengatakan jika dua unit mobil PMK tersebut berasal dari Kabupaten Malang dan PT Pindad.

Butuh waktu sekitar 1,5 jam bagi petugas untuk memadamkan kebakaran. 

Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang diderita kakek 88 tahun tersebut mencapai ratusan juta. 

”Rumah dan beberapa perabotan milik korban ludes terbakar, kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta,” ujar Agus.

Baca Juga : Deretan Fakta Bentrok TNI Vs Polri di Papua yang Tewaskan 3 Anggota Polisi

Tiga jam sebelum kejadian tersebut, lanjut Agus, peristiwa kebakaran juga terjadi di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tepatnya di salah satu rumah warga yang tinggal di Perum Muara Sarana Indah.

”Kejadiannya kemarin (Kamis 2/4/2020) sekitar jam 22.00 WIB. Beberapa saat setelah mendapat laporan, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian,” kata Agus.

Dari informasi yang dihimpun petugas, penyebab kebakaran diduga karena konsleting meteran listrik. 

Beruntung sebelum merambat ke bangunan rumah milik korban yang bernama David tersebut. 

Api sudah berhasil dipadamkan petugas kepolisian yang langsung bergegas ke kediaman pria 56 tahun itu, sesaat seelah mendapat laporan adanya kebakaran.

”Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir hanya sekitar ratusan ribu. Soalnya yang terbakar hanya meteran listrik, setengah jam kemudian api sudah berhasil dipadamkan,” tutup Agus.