Dua korban tewas di kawasan lapangan Sampo tengah dievakuasi tim relawan. (Ist)
Dua korban tewas di kawasan lapangan Sampo tengah dievakuasi tim relawan. (Ist)

MALANGTIMES - Di tengah merebaknya wabah corona atau covid-19, warga sekitar Lapangan Sampo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dikejutkan dengan ditemukannya dua orang laki-laki dalam kondisi tak bernyawa, Jumat (3/4/2020).

Dua laki-laki tersebut bernama Misto Slamet (53), warga Jalan Kolonel Sugiono, RT 14 RW 1, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dan Ibnu alias Gombloh (45), warga Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu

Jasad dua laki-laki tersebut pertama ditemukan seorang laki-laki bernama Agung Susilo (44), warga Jalan Ternate Gang Buntu, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Agung sendiri ternyata merupakan teman dua korban tersebut. Sebelumnya, dua korban bersama Agung sempat melakukan pesta miras oplosan pada Kamis (2/4/2020).

Saat itu, sekitar pukul 10.00 WIB, Agung bersama dua korban patungan Rp 10 ribu untuk membeli dua botol alkohol 70 persen dari sebuah apotek.  Dua botol alkohol tersebut kemudian digunakan untuk pesta miras dengan campuran teh gelas dan air putih hingga pukul 14.00 WIB.

Setelah itu, Agung  meninggalkan lokasi. Sementara Slamet dan Ibnu tetap berada di lokasi untuk tidur. Agung kembali lagi ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB dan selanjutnya ketiganya ngobrol hingga pukul 20.00 WIB.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Agung berpamitan kepada kedua korban untuk pulang. Sementara dua korban tetap berada di lokasi karena memang dalam keseharian mereka tidur dan makan di lokasi.

Kemudian pukul Jumat sekitar 05.30 WIB, Agung yang hendak berangkat kerja sebagai tukang parkir, kembali menghampiri dua korban dengan membawa sebungkus nasi. Namun sampai di lokasi, Agung sudah mendapati dua korban dalam kondisi tidur bersebelahan dan sudah tidak bergerak lagi.

"Memang dua korban sering berada di sini (lokasi). Katanya memang minum-minum," ucap Edi, warga sekitar lokasi penemuan dua jasad pria tersebut.

Baca Juga : Lari seperti Kesurupan, Pendaki Hilang di Gunung Buthak Panderman Batu

Kapolsek Klojen Kompol Fathur Rochman menambahkan, dari informasi yang didapatkan, memang dua korban sering meneggak miras.

"Kalau tanda-tanda kekerasan nggak ada. Apalagi tanda-tanda itu (corona),sepertinya nggak. Informasi dari saksi yang sering minum, diduga karena itu (meninggalnya)," ungkapnya.

Jasad Slamet dan Gombloh saat ini sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti  kematian dua korban. "Kalau temannya (Agung) dibawa ke polres untuk diperiksa," pungkas kapolsek.