Elias Alderete saat berebut bola dengan pemain Sabah FA (official Arema FC)
Elias Alderete saat berebut bola dengan pemain Sabah FA (official Arema FC)

MALANGTIMES - Arema FC mendapat sanksi paling banyak akibat ulah skuatnya yang rombongan terkandung kartu kuning. Hal itu didapat setelah Komite Disiplin (Komdis) PSSI melakukan sidang pada 13 Maret 2020 lalu.

Sidang yang memutuskan pemain, pelatih, ofisial atau panpel terkena sanksi ini dilakukan Komdis dari pantauan pekan pertama dan kedua Liga 1 2020. Dari perjalanan dua pertandingan itu Komdis menemukan pelanggaran yang konsekuensinya harus dibayar. Selain Arema FC, ada pula Persipura Jayapura, Persela dan Persib Bandung yang harus menerima hukuman tersebut.

Baca Juga : Libur Karena Covid-19, Kiper Persita Mulai Bosan

Pelatih Arema FC, Mario Gomez dan asisten pelatih Charis Yulianto harus menerima teguran keras akibat protes berlebihan kepada wasit cadangan ketika Singo Edan memenangkan pertandingan melawan PS Tira.

Kemudian, Arema FC juga dikenakan denda Rp 50 juta akibat lima kartu kuning yang didapat pemainnya saat derby tim biru timur dan biru barat (Persib) di Stadion Kanjuruhan pertengahan Maret lalu.

Masih Arema FC, Rp. 50 juta harus dibayarkan lagi kepada Komdis PSSI karena oknum suporter dianggap masuk ke lapangan dan ada pula oknum suporter yang melakukan lemparan.

Total untuk Arema FC sendiri harus membayarkan denda sebesar Rp. 100 juta meski saat ini juga kompetisi Liga 1 2020 dihentikan karena pandemi Corona.

Sementara itu, dua pemain Persipura Arthur Cunha dan Israel Wamiau, juga tak luput dari sanksi karena pelanggaran yang dilakukan saat pertandingan di pekan pertama dan kedua.

Berikut hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Jumat 13 Maret 2020

1. Pelatih Arema FC, Sdr. Roberto Mario Carlos Gomez
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: PS Tira vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 2 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan kepada wasit cadangan
- Hukuman: Teguran keras

2. Ofisial Arema FC, Sdr. Charis Yulianto
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: PS Tira vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 2 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan kepada wasit cadangan
- Hukuman: Teguran keras

Baca Juga : Batalkan Launching Jersey Timnas Indonesia, Mills Pilih Sumbangkan APD

3. Pemain Persipura Jayapura, Sdr. Arthur Cunha Da Rocha
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: Borneo FC vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 7 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif dan melanggar Fair Play
- Hukuman: Larangan bermain 1 (satu) pertandingan dan denda Rp. 10.000.000

4. Pemain Persela Lamongan, Sdr. Gabriel Do Carmo
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: Persela Lamongan vs PSIS Semarang
- Tanggal kejadian: 7 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif dan melanggar Fair Play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan dan denda Rp. 20.000.000

5. Arema FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 8 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: 5 kartu kuning dalam satu pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

6. Arema FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 8 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: Suporter melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan & masuknya suporter ke dalam lapangan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

7. Pemain Persipura Jayapura, Sdr. Israel Wamiau
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: Persipura Jayapura vs PSIS Semarang
- Tanggal kejadian: 1 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: Menendang pemain lawan
- Hukuman: Larangan bermain 2 (dua) pertandingan dan denda Rp. 10.000.000

8. Panitia Pelaksana Pertandingan Persib Bandung
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persela Lamongan
- Tanggal kejadian: 1 Maret 2020
- Jenis pelanggaran: supporter Persib Bandung masuk ke area lapangan
- Hukuman: Denda Rp. 30.000.000